Rombongan Keluarga Asal Gowa Kecelakaan di Barru, Mobil Terbalik, Tak Satupun Terluka

Rombongan Keluarga Asal Gowa Kecelakaan di Barru, Mobil Terbalik, Tak Satupun Terluka

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Makassar – Sebuah mobil mengalami kecelakaan hebat usai sebuah Toyota Calya DD 1623 YD pecah ban pada Minggu, 20 Agustus 2023 sekitar pukul 14.20 WITA di Mandalle, perbatasan Pangkep-Barru Sulawesi Selatan.

Mobil berwarna putih itu ditumpangi satu rombongan keluarga dari Gowa dan Makassar. Tidak satupun terluka dalam insiden tersebut.

Salah seorang penumpang Sitti Qadriah Hajrahwati (Qd Qudo) menceritakan kisahnya dalam insiden tersebut.

Mustahil, kisah yang dialami sosok perempuan Makassar bersama dengan penumpang lainnya yang mendapatkan mukjizat dari Allah bisa lolos dari maut.

Simak cerita lengkap mbak Qade, seorang perempuan asal kota Makassar yang mengalami kecelakaan mobil terbalik dan Alhamdulillah tidak satupun ada terluka.

“Takdir, Pertolongan Allah, Kesempatan”. Demikianlah kalimat yang terucap dari mulut Qade.

Dari kemarin (Sabtu:red) punya firasat tidak enak, tidak tahu kenapa.

Di saat bersamaan, excited banget mau ikut appau-pau (menyampaikan informasi/ undangan) bersama keluarga suami ke Pangkep dan Barru, maklum jarang sekali bisa lintas kabupaten.

“Sampe kemarin malam (malam minggu) perasaan masih gak enak, tapi kekeuh tetap mau ikut, lumayan refreshing gratis,”kata Qade kepada terkini.id.

Lanjut Qade mengatakan pada hari H, berangkat dari Baruga pukul 09:30 WITA menuju Kabupaten Pangkep, Alhamdulillah tiba dengan selamat.

“Abis dari Pangkep, lanjut perjalanan ke Barru. Baru aja melewati perbatasan Pangkep-Barru, ban mobil meletus di tengah jalan. Kaget, veeery shooooocked, mobil kebalik sampe segini dan saya berada di kursi penumpang paling depan, persis samping sopir,”kisahnya.

Rombongan Keluarga Asal Gowa Kecelakaan di Barru, Mobil Terbalik, Tak Satupun Terluka
Potret mobil Toyota Calya yang ditumpangiSitti Qadriah Hajrahwati tampak terbalik pasca kecelakaan di perbatasan Barru-Pangkep setelah pecah ban/epl

“Pas denger ban meletus, udah siap-siap dengan aap yang terjadi. Dan Alhamdulillah, saya selamat. Dua kali saya merasakan mobil terguncang hingga benar-benar kebalik. Gak usah ditanya gimana rasanya,”sambungnya.

Menurutnya, persis mobil sudah berhenti berguncang, ia memilih keluar lewat jendela mobil menyelamatkan diri, yang untungnya jendela mobil terbuka karena tidak mau pakai AC.

“Keluar, nyebrang ke pinggir jalan sambil jongkok menyendiri menenangkn perasaan, melongo sendirian, berasa mimpi mengalami kecelakaan tunggal ini. Beruntungnya tidak ada truk atau bus yang lewat, kalau tidak, sudah kelindas kami,”kata Qade.

Ia mengaku, pertolongan Allah sungguh luar biasa. Persis mobil berguncang, ia memilih tenang tanpa bersuara, bersiap dengan sgala kemungkinan yang akan terjadi.

“Kupikir bakal tinggal nama pas pulang dari sini. Ternyata Allah masih kasih kesempatan hidup lagi. Alhamdulillah. Kalau lihat dari kondisi mobil yang kebalik, banyak yang shocked karena beruntungnya tidak ada yang terluka,”urainya.

“Gak tau lagi bagaimana jadinya tanpa pertolongan Allah. He still gives us a chance to live in this world,”demikian kata Qade lagi.

Ia kembali bercerita, lantas kenapa pergi kalai sudah punya firasat buruk? Namanya juga takdir, pasti bakal kejadian.

“Aq mah bukan cenayang di drakor yang bisa meramalkan apa yang akan terjadi. Bersyukur atas kesempatan yang diberikan Allah karena masih hidup sampai detik ini,”tandasnya.

“Ucapan terima kasih kepada warga setempat yang memberikan pertolongan dan mengevakuasi saat peristiwa Kecelakaan yang keluarga kami alami,”tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.