Terkini.id, Jakarta – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), yakni Nadirsyah Hosen atau yang kerap disapa Gus Nadir, menanggapi cuitan pakar telematika, Roy Suryo, yang mengomentari cara berwudu Presiden Jokowi.
Sebagai informasi, Roy Suryo sebelumnya memang mengunggah sebuah video amatir di media sosial Twitter-nya.
Adapun video tersebut menampilkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi yang terlihat sedang berwudu.
“Viral beredar Video Amatir yg diposting Akun (at)chakrawidjayas1 menggambarkan Presiden sdg Wudhu di NTT & ditulis “lupa diberitahu” (?) tdk menggulung celananya,” tulis Roy Suryo, dikutip terkini.id pada Jumat, 16 April 2021, via Twitter.
“Kita berpraduga baik saja, mumpung ini bulan baik, mungkin (sekalilagi, “mungkin” ? ) Videonya tsb tdk lengkap … (Emoji tersenyum miring),” pungkasnya.
- Usai Dilantik Presiden Jokowi, Kepala BPOM Taruna Ikrar Langsung Tancap Gas
- Putri Mantan Bupati Bantaeng Sambut Presiden Jokowi
- Kunjungi Desa Layoa, Presiden Jokowi Jalan di Atas Slag Nikel Huadi Group
- Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Pamukkulu di Kabupaten Takalar
- Presiden Jokowi Makan Siang di RM Aroma Laut Bantaeng
Nah, menanggapi cuitan tersebut, Gus Nadir meminta agar Roy mengurangi kenyinyirannya di bulan suci Ramadan ini.
Menurut tokoh NU itu, ketimbang mengurusi perihal cara berwudu Presiden Jokowi, lebih baik Roy Suryo mengkritik kebijakannya saja yang tentu pasti lebih bermanfaat.
“Om @KRMTRoySuryo2 bulan puasa kurangi nyinyirnya,” tegur Gus Nadir.
“videonya gak lengkap & menggulung celana itu teknis saja,” sambungnya.
“Bisa kok pas Pak Jokowi mau basuh kaki ujung celananya ditarik ke atas dikit tanpa harus digulung sebelumnya,” paparnya lagi.
“Kritik saja kebijakan beliau, jgn yg kayak ginian dibahas ????” pungkas Gus Nadir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
