Karyawan RSU Yapika Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Gowa Terdampak PSBB

Terkini.id, Gowa – Karyawan RSU Yapika yang tergabung dalam Hamba Allah peduli berbagi sembako ke warga terdampak aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kelurahan Samata, Kabupaten Gowa, Senin, 11 Mei 2019.

Semenjak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia, membuat pemerintah membuat sejumlah aturan, salah satunya adalah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Aturan ini berimbas di berbagai kalangan masyarakat, ada yang bersifat positif dan ada juga yang sifatnya negatif.

Baca Juga: Peringati Milad Satu Tahun, RSU Yapika Gelar Sirkum Massal Gratis...

Momen Ramadhan dijadikan umat Muslim sebagai ladang untuk menambah kebaikan antar sesama manusia. Begitu pula yang dilakukan karyawan Rumah Sakit Umum (RSU) Yapika.

RSU Yapika sendiri adalah salah satu RS swasta yang terletak di Jalan Abd. Kadir Daeng Suro, Samata, Kabupaten Gowa. Bantuan sembako ini diinisiasi oleh langsung oleh kayawan.

Baca Juga: HUT RI, RSU Yapika Gelar Lomba untuk Warga Samata

Nilam Ummi Qalbi salah satu tim Hamba Allah Peduli mengatakan, kegiatan ini terlaksana karena RSU Yapika peduli terhadap mereka yang terkena dampak dari PSBB ini.

“Pemberlakuan PSBB membuat banyak efek di kalangan masyarakat, terkhusus bagi mereka yang ekonominya menengah ke bawah,” ujarnya.

“Banyak pendatang dari luar daerah khususnya yang bekerja sebagai tukang becak, bentor, buruh, dan pekerja lainnya dengan terpaksa harus berpangku tangan, dikarenakan aturan ini, hal tersebut membuat kami merasa iba dan turun langsung memberikan bantuan,” sambungnya.

Baca Juga: Pasca PSBB, Pemkab Gowa Kembali Salurkan Sembako, Fokus Pengaduan Call...

Sembako yang dibagikan adalah hasil donatur semua karyawan RSU Yapika, baik tim medis maupun non medis.

Kegiatan ini disalurkan di berbagai tempat dan hanya dibagikan ke warga pendatang yang memang tak kunjung dapat bantuan.

Basir selaku Bhabinkamtibmas Samata yang juga ikut membantu penyaluran sembako ini mengatakan banyak warga yang memang belum tersentuh bantuan.

“Mereka ini pendatang dari berbagai daerah sehingga sulit untuk diberikan bantuan oleh pemerintah setempat, dikarenakan kartu tanda penduduknya masih dari asalnya,” bebernya.

“Bantuan dari pemerintah sendiri masih diprioritaskan untuk mereka warga lokal yang lebih membutuhkan,” lanjutnya.

Mansur salah satu warga yang tinggal di Gowa dan bekerja sebagai tukang sopir berterima kasih pada pihak donatur.

“Saya sangat berterima kasih karena telah diberi sembako, insya Allah ini sangat bermanfaat, semoga berkah dan diridhoi Allah,” ujarnya.

Dia juga mengatakan sudah sebulan semenjak berlakunya PSBB tidak lagi bekerja.

“Semenjak berlakunya PSBB membuat penumpang saya berkurang, bahkan kadang tidak ada, sehingga mobil sewaan saya tidak lagi digunakan,” tutupnya.

Erwin Arisandi yang juga salah satu tim Hamba Allah peduli mengatakan bahwa bukan hanya sembako yang diberikan tetapi juga masker.

“Karena kami orang yang paham kesehatan kami tak hanya memberikan sembako namun juga masker karena beberapa dari mereka juga masih beraktifitas di luar sana,” ujar Erwin.

Bahar Daeng Sere selaku ketua RT setempat juga berterima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Saya selaku wakil dari warga sangat berterima kasih atas bantuannya, ini sangat bermanfaat bagi mereka, yang memang tak lagi bekerja saat pandemi ini,” ungkapnya.

Sementara Andi Muhammad Ajis, selaku Koordinator Kegiatan mengatakan, ke depannya masih akan melaksanakan kegiatan seperti ini.

“Hamba Allah peduli tak berhenti sampai di sini, ke depannya kami akan membagikan beberapa paket lagi ke mereka yang membutuhkan,” ujar Ajis.

“Bagi Hamba Allah yang juga ingin memberikan bantuan agar kiranya menghubungi pihak setempat entah itu Bhabinkamtibnas, Babinsan atau RT setempat, agar bantuannya bisa merata,” tutupnya.

Sponsored by adnow
Bagikan