Terkini, Makassar – Rumah Sakit Umum Pusat Wahidin Sudirohusodo Makassat bekerja sama dengan tim medis dari Arab Saudi kembali menggelar kegiatan sosial operasi jantung di Makassar, Sulawesi Selatan, sejak 27 Agustus hingga 4 September 2025 mendatang.
Program operasi jantung dewasa dan anak yang dikolaborasikan dengan King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KS Relief) ini juga sekaligus mengembangkan proyek kardiologi yang lebih modern.
Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, menjelaskan bahwa tindakan cardiac surgery yang dilakukan sangat advance dari segi teknologi dan merupakan yang pertama kali sukses dilakukan di luar Jawa.
“Mereka datang ke sini dengan tim dan dengan biaya besar,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa dua perangkat devices canggih yang harganya hampir Rp550 juta per unit pun dipasang.
- Wakil Ketua DPRD Gowa Tegaskan RDP Bukan Campuri Urusan Privat
- Berdiri Megah di Titik Nol Pembangunan, Tugu TMMD ke-128 Jadi Simbol Abadi Kemanunggalan TNI di Jeneponto
- Poltekpar Makassar Berdayakan Ibu-Ibu Sawundarek Raja Ampat melalui PKM Pariwisata Berkelanjutan
- Sinergi BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku dan Kejaksaan Dorong Perlindungan Pekerja Lebih Luas
- Reses Kedua, Anggota DPRD Makassar William Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tallo
“Total, alat kesehatan senilai Rp5 miliar didonasikan oleh KSRelief untuk RSUP Wahidin,” bebernya.
dr. Syafri Kamsul Arif juga menambahkan bahwa kerja sama ini bukan hanya memberi manfaat bagi pasien dari Sulawesi Selatan, tetapi juga menjangkau masyarakat dari Papua hingga Sulawesi Tengah.
“Pasien yang kami tangani tidak hanya dari Makassar. Ada yang datang dari Papua, bahkan anak-anak dari Pulau Una-Una, Sulawesi Tengah,”imbuhnya pada konferensi pers di Makassar, Selasa 2 September 2025.
“Ini bukti bahwa RS Wahidin kini menjadi rujukan jantung di kawasan timur,”sambung Syafri.
Prof. Syafri berharap kerja sama ini bisa menjadi program berkelanjutan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.
“Kalau RS Wahidin bisa menjadi pusat layanan operasi jantung di Indonesia Timur, tentu akan sangat mengurangi beban pasien yang harus ke Jawa,”tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
