Terkini.id, Jakarta – Dokter Eva Sridiana Chaniago atau dikenal dengan Dokter Eva buka suara terkaiit wabah Covid-19 di Indonesia yang kabarnya mengalami kenaikan kasus pada awal Ramadhan tahun ini. Dokter Eva membeberkan hanya ada satu cara menyelesaikan wabah ini yakni dengan menjamin keselamatan rakyat.
Menurut Dokter Eva, cara terbaik untuk menyelesaikan Pandemi ini adalah tidak menempatkan kepentingan diatas keselamatan rakyat Indonesia.
Narasi Dokter Eva terkait Covid-19 ini diposting dipublikasikan melalui media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Rabu 6 April 2022.
Dokter Eva mengaku mulai greget dengan adanya covid dan dia menyebutkan bahwa seandainya dia jadi Menteri Kesehatan (Menkes) dan jadi jenderal perang seutuhnya, maka dia akan menyelesaikan wabah ini.
“Grereget aku soal covid ini. Kalau aku jadi Mekes dan wewenang ku sepenuhnya jadi jenderal perangnya, insha Allah ku buat selesai wabah ini. Takkan ada virus baru masuk, takkan ada PPKM. Syarat berhasil cukup 1, jangan ada kepentingan selain keselamatan dan kepentingan rakyat Indonesia”, tulis Dokter Eva.

- Dokter Eva Soal Etnis Muslim Uighur Geruduk Kedubes RI di AS: Kami Juga Malu
- Soal Harga BBM Naik, Dokter Eva Pertanyakan BLT BBM
- Pensiunan PNS hingga TNI Disebut Bebani Negara, Dokter Eva Singgung Pejabat Tidak Amanah: Ini yang Beban Negara
- BBM Naik Lagi, Dokter Eva: Keren Ternyata BBM Terus Meroket Sungguh Menyengsarakan
- Dokter Eva Tanggapi Pernyataan Jokowi Soal BBM Luar Negeri: Bandingkan Juga Kualitas dan Mental Pejabatnya
Diwartakan sebelumnya, kasus Covid-19 pada awal Ramadhan meningkat dengan jumlah peningkatan sebesar 1.933 kasus. Penambahan kasus ini menambah jumlah kasus dengan total keseluruhan 6.019.981 sejak Maret 2020.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan juga telah memberikan pernyataan bahwa tinggal sedikit kabupaten/kota yang berada di PPKM level 3.
Coordinator PPKM Jawa-Bali tersebut mengatakan bahwa jumlah kabupaten/kota yang berada di level 3 yakni sebanyak 9 kabupaten/kota.
“Saat ini sudah tidak terdapat lagi Kabupaten/lota yang berada di level 4. Sebanyak 93% kabupaten/kota di Jawa dan Bali sudah berada pada level 1 dan 2. Hanya tersisa 9 kabupaten yang masih berada di PPK level 3” kata Luhut.
Mayoritas kabupaten/kota yang ada di Jawa-Bali sudah berada pada level 1 dan 2. Kondisi pandemi Covid-19 Varian Omicron sudah terkendali.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
