Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin menyebut dua hal mendesak terhadap pengungsi akibat banjir yang melanda Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Makassar. Pertama, soal tempat penampungan pengungsi dan masalah kesehatan.
Untuk itu, Rudy meminta pihak kecamatan untuk selalu mengingatkan warganya ihwal potensi banjir. Rudy menyampaikan hal tersebut saat mengunjungi lokasi banjir di Kecamatan Manggala, Antang.
“Yang utama adalah keselamatan, kita antisipasi titik-titik pengungsian agar disiapkan menampung warga,” kata Rudy, Rabu, 20 Januari 2021.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan deras akan berlangsung hingga Februari 2021.
Selain memenuhi kebutuhan pengungsi, Rudy mengatakan masalah kesehatan juga menjadi prioritas terhadap ratusan pengungsi.
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Dukung Sidak Pemkot Makassar, Pastikan LPG 3 Kg Tersedia di Pangkalan Resmi
- Lantik Pejabat Fungsional, Wali kota Makassar Munafri Tekankan Pelayanan Publik Tak Boleh Sekadar Seremonial
- Bupati Jeneponto Resmikan Layanan Cathlab di RSUD Lanto Daeng Pasewang
- Kalla Toyota Gelar Toyota Serbu di TSM Makassar, Ini Deretan Promo untuk Konsumen
- Hingga September 2026, PSU 221 Perumahan di Makassar Capai Rp6,93 Triliun
Terlebih, kata dia, saat ini masalah pandemik masih terus berlangsung. Ia mengatakan telah meminta Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan.
“Kita masih di tengah pandemi Covid-19 maka kita mengingatkan warga, di manapun itu, apapun itu kita penting menjaga protokol kesehatan. Tentu itu jangka pendek,” ungkapnya.
Sementara untuk jangka panjang, Rudy berharap ada solusi teknis yang bisa mencegah bencana banjir yang terjadi di Kecamatan Manggala. Berdasarkan survei awal, Rudy mengatakan penampungan air agak rendah di Manggala.
“Jadi belum sempat dialirkan keluar ke arah Nipah-nipah itu sudah tumpah ke sini. Jadi salah satunya kita adakan penanggulan dan mengarahkan air yang masuk untuk keluar, sehingga tidak perlu lagi masuk ke pemukiman warga,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya merencanakan melakukan pelebaran muara sungai. Hal itu, kata dia, dapat memberi dampak yang signifikan terkait dengan tingkat banjir yang ada di Manggala.
“Itu sementara di kaji oleh teman-teman Dinas PU dan melibatkan tim ahli memang untuk memberikan solusi yang komprehensif,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
