Rupanya Susi Sudah Berkali-kali Ingatkan Menteri Edhy Prabowo

Susi Pudjiastuti
MantanMenteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti/ ist

Terkini.id, Jakarta – Nama Susi Pudjiastuti menjadi trending di media sosial usai peristiwa penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Seperti diketahui, Edhy ditangkap oleh KPK pada dini hari tadi, Rabu 25 November 2020.

Penangkapan tersebut diduga terkait dugaan korupsi atau suap dalam ekspor benih lobster. 

Mengutip dari kumparancom, di masa kepemimpinan  Edhy Prabowo di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terjadi beberapa perubahan kebijakan soal ekspor benih lobster. 

Menteri sebelumnya, Susi Pudjiastuti, sangat keras menentang berbagai kebijakan baru Menteri Edhy. 

Menarik untuk Anda:

Penentangan Susi Pudjiastuti atas kebijakan yang mengizinkan ekspor benih lobster, bahkan sampai membuatnya sempat meneteskan air mata. Tapi kebijakan itu tetap berjalan hingga kini Edhy Prabowo ditangkap KPK. 

Penangkapan Benih Lobster Bikin Ekosistemnya Habis

“Jika penangkapan benih lobster secara besar-besaran terus dilakukan lama-lama ekosistem akan habis. Nanti sama seperti bawang putih, seperti beras, dijual murah. Tapi (kemudian) kita harus impor,” kata Susi Pudjiastuti dalam webinar ‘Telaah Kebijakan Ekspor Benih Lobster’ yang diselenggarakan PBNU, Kamis 

“Belajar baru omong! Lobster belum bisa dibreedingkan in house, semua bibit alam. Vietnam budi daya hanya membesarkan dan hanya dari Indonesia mereka bisa dapat, lewat Singapura atau yang langsung. Negara lain yang punya bibit tidak mau jual bibitnya kecuali kita, karena bodoh,” kata Susi Pudjiastuti di akun twitternya, 12 Desember 2019.  

“Mereka adalah plasma nutfah. Agama dan negara harus lindungi karena itu keberlanjutan kita sebagai manusia. 
Di negeri kita tidak ada kepedulian itu. Pak Busyro (Pimpinan Pusat Muhammadiyah), saya menangis karena saya tahu. Di Pangandaran dulu (produksi) lobster 2 ton, ikan 30 ton sehari. (Sekarang) di tengah laut ikannya diambilin, bibit lobsternya diambilin, ya hilang. Kita mau ke mana?” kata Susi Pudjiastuti sambil mengusap air mata yang menetes, Dalam diskusi ‘Rembug Nasional Muhammadiyah: Ancaman Atas Kedaulatan Sumber Daya Laut’, Jumat (24/7). 

Tak Cuma Lobster, Semua Akan Mati

“Benarkah? Ya pasti benar. Kita semua juga akan mati,” ungkap Susi Pudjiastuti dalam cuitannya via Twitter miliknya @susipudjiastuti seperti dikutip, 12 Desember 2019. 

Pernyataan ini dilontarkan Susi Pudjiastuti, menanggapi klaim Edhy Prabowo yang menyebut benih lobster apabila tidak dibesarkan atau dibudidayakan, dia akan mati.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Abu Janda: Siswi Nonmuslim Dipaksa Jilbab Adalah Pelanggaran HAM dan Penistaan Alquran

11 Bangunan Negara Terdampak Banjir Kalsel, Kerugian Ditaksir Rp35 Miliar

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar