Terkini.id, Jakarta – Mantan sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu menyampaikan pesan terkahirnya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Said Didu memuji kinerja Anies selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan prestasi-prestasi yang telah ditorehkan sebelum masa bakti berakhir.
Dengan demikian, Said Didu berharap Anies dapat menunjukkan karya-karya selanjutnya untuk Indonesia, bukan hanya janji yang tidak terwujud.
Narasi Said Didu ini ditulis melalui sebuah cuitannya di akun media sosial Twitter pribadinya sebagaimana dilihat pada, Jumat 14 Oktober 2022.
“Pesan “terakhir” buat pak @aniesbaswedan : Terimakasuh atas karyanya di DKI – rakyat menunggu karyaselanjutnya untuk Indonesia”, kata Said Didu.

- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Menurut Said Didu, Anies berhasil merajut persatuan dan kebersamaan, bukan membuat kotak-kotak di masyarakat atau dikenal dengan Polarisasi.
“Engkau meninggalkan segunung prestasi-bukan segudang janji. Engkau merajut kembali kohesivitas sosial dan kebersamaan-bukan membuat kotak-kotak”, ujarnya.
Sontak, cuitan Said Didu ini diserbu dengan beragam komentar netizen di akun media sosial Twitter pribadinya.
Salah satu netizen mengatakan jika Anies berhasil menjadi Presiden RI, dia akan mengusulkan nama Said Didu untuk menjadi Menteri BUMN.

“Jika beliau pak @aniesbaswedan jadi Nyapres dan menang, saya usulkan nama bapak 2msaiddidu jadi Menteri BUMN. Insya Allah pak Didu mampu membereskan semua BUMN yang sakit”, kata netizen @IsoWira.

@kau ubah AIR MATA menjadi MATA AIR untuk Jakarta @aniesbaswedan”, kata netizen @WiyonoHw.
Kendati Said Didu memuji prestasi Anies, namun ada pula warganet yang menyinggung dana pembangunan JIS yang dia sebut hasil pinjaman dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“APBD 400Triliun gak jadi apa-apa. Tunggu mesum, tunggu sepatu, JPO, cat warna warni trotoar dan kolong jembatan. Bukan membangun, Cuma revitalisasi teman-teman, memoles pedestrian doang. Tidak ada karya spektakuler, JIS ngutang dana PEN pusat. Sapa yang pernah pakai diksi pribumi ya”, kata netizen @KayanaDuris.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
