Terkini.id, Jakarta – Peristiwa Covid-19 yang kini sudah menginfeksi lebih dari satu juta warga Indonesia bisa dibilang tidak diprediksi.
Satu tahun lalu, sejumlah warga Indonesia masih merasa aman dan menganggap penyakit ini bisa diatasi.
Bahkan, saat awal 2020 silam tersebut, pemerintah masih tetap menggelontorkan anggaran untuk menarik kunjungan pariwisata ke RI. Salah satu bentuknya dengan membayar jasa influencer.
Tidak hanya itu, Menteri Kesehatan, Dokter Terawan juga terkesan menganggap remeh pandemi ini, dengan tidak menerima riset atau permodelan akademisi kuar negeri yang menyimpulkan covid19 kemungkinan sudah masuk ke Indonesia.
Nah, salah satu yang cukup getol mengampanyekan covid19 tidak perlu dirisaukan adalah penggiat media sosial Denny Siregar.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
Pada 2 Maret 2020 silam, Denny Siregar mencuit bahwa orang yang menyebar kabar tentang covid-19 sudah tega.

“Banyak daerah wisata di Indo, sepi turis kena dampak Corona. Ekonomi anjlok, ribuan orang hilang pendapatan.
@jokowi kucurkan ratusan M rupiah utk diskon tiket & byr influencer luar spy terus promo wisata.
Eh, ada org dgn teganya sibuk sebarkan isu Corona. Itu jelas2 binatang,” tulis Denny lewat akun twitter miliknya.
Kini, cuitan tersebut kembali banyak dibagikan warganet di media sosial.
“Memori daripada 2 Maret tahoen jang laloe,“ tulis akun facebook Toni Malakian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
