Terkini.id, Jakarta – Ketua PA 212, yakni Slamet Maarif, menyoroti pertemuan Presiden Joko Widodo alias Jokowi dengan partai koalisinya di istana.
Dia tampak menegut manuver kilat Presiden Jokowi dan menyindir terkait partai Demokrat dan PKS yang tak diundang.
Apalagi alam pertemuan tersebut, PAN disebut mendadak masuk ke dalam koalisi pemerintahan.
Slamet mengaku bahwa sebenarnya ia menghormati kehadiran ketum dan sekjen dari PAN atas undangan Presiden Jokowi di istana.
Namun, ada catatan yang dianggap perlu jadi perhatian, yaitu ia menyayangkan tak turut diundangnya Partai Demokrat dan PKS.
- Singgung Umat Islam Tak Wajib Taat Pemerintah, Ketua PA 212: Sangat Bahaya, Wajib Melawan!
- Massa Aksi Reuni 212 Bubarkan Diri, Ketua PA: Datang Damai, Pulang dengan Tertib
- Tanggapi Penangkapan Waloni, Ketua PA212 Ingin Perlakuannya Sama dengan Kece: Tak Boleh Nistakan Agama Apa Saja
- Waduh! Polemik Rizieq Makin Panas, Ketua PA 212 Singgung Aksi Turun ke Jalan: Bebaskan!
“Jika yang dibahas adalah masalah bangsa, kenapa dua partai lain, Demokrat dan PKS tidak diundang juga. Sangat disayangkan,” tutur Slamet Maarif, dikutip terkini.id dari GenPi pada Kamis, 26 Agustus 2021.
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwasanya pembahasannya adalah soal kepartaian dan koalisi, maka dirinya menyayangkan mengapa pertemuan itu digelar di istana.
“Seharusnya tidak di istana. Jangan gunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi dan golongan.”
Selain itu, menurut Slamet, Persaudaraan Alumni (PA) 212 bukanlah gerakan politik, melainkan gerakan moral.
Jadi, tidak akan mengambil pusing dengan urusan koalisi kepartaian. Ia katanya hanya menyayangkan soal lokasi pertemuan itu dan tak diundangnya Demokrat serta PKS.
Kendati demikian, ia menduga bahwa masuknya PAN akan membuat partai oposisi makin kecil.
Pentolan PA 212 itu juga menilai pemerintahan sekarang kemungkinan sedang ingin kembali memakai gaya orde baru.
“Bahkan lebih kasar, mereka ingin berkuasa penuh dengan menyingkirkan yang lain,” tandas Slamet Maarif.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
