Sebar Konten Video Hoaks Soal Corona, YouTuber Ini Ditangkap Polisi

YouTuber
YouTuber Ali Baharsyah. (Foto: YouTube)

Terkini.id, Jakarta – Seorang YouTuber, Ali Baharsyah, dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran ujaran kebencian dan hoaks soal kebijakan darurat sipil dalam penanganan virus Corona (COVID-19).

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak Polri kemudian menangkap Ali Baharsyah tanpa perlawanan.

Ia ditangkap di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat, 3 April 2020, malam.

“Iya betul, yang bersangkutan sudah ditangkap di Cipinang, Jakarta Timur,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada awak media, Sabtu, 4 April 2020.

Saat ini, kata Argo, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim Polri.

Menarik untuk Anda:

“Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa di Bareskrim,” ujarnya.

Sebelumnya, pelaku dilaporkan oleh Muannas Alaidid atas tuduhan penyebaran ujaran kebencian dan hoax soal Covid-19.

Ia menyebar ujaran kebencian dan konten hoaks itu lewat channel YouTube miliknya.

“Menurut pandangan hukum saya, konten yang dia buat termasuk dalam dugaan penyebaran berita bohong,” ujar Muannas Alaidid, seperti dilansir dari Detik, Sabtu, 4 April 2020.

Pelaku dalam konten video YouTubenya berjudul #Go Blok Dah menyebut bahwa pemerintah menerapkan kebijakan darurat sipil dalam menangani wabah Corona.

Padahal, menurut Muannas, pemerintah sejauh ini belum menerapkan kebijakan darurat sipil tersebut.

“Yang diambil pemerintah hari ini adalah opsi PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), bukan darurat sipil,” ujar Muannas.

Bahkan, pelaku dalam videonya juga menyebut Presiden Jokowi dengan sebutan Go***k.

Dengan menyebarkan video tersebut, pelaku dianggap telah membuat penyesatan. Ia juga dinilai telah menyebarkan penghasutan.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sukses Digitalisasi 350.000 UMKM Baru Selama Pandemi, Grab Gelar Online Bazar #TerusUsaha di 16 Kota

Paul Pogba Bantah Mundur dari Timnas Prancis Gegara Agamanya Dihina

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar