Musibah Anak Ridwan Kamil Dijadikan Candaan Seorang Youtuber: Gue Lagi Jaga Lilin!

Terkini.id, Jakarta – Publik dihebohkan oleh seorang youtuber yang dikenal dengan sebutan Kenwilboy, pasalnya peristiwa hilangnya anak Ridwan Kamil malah dijadikan candaan olehnya.

Masyarakat Indonesia sedang berduka dan berempati atas menghilangnya anak Ridwan Kamil, setiap pihak berdoa berharap yang terbaik untuk Emmeril Khan Mumtadz.

Namun tidak dengan youtuber yang dikenal dengan panggilan Kenwilboy, seolah tidak berempati, seolah tidak punya hati, dirinya malah menjadikan periatiwa hilangnya anak Ridwan Kamil sebagai bahan candaan dan konten.

Baca Juga: Jatuh dari Motor, Anies Malah Dihujat: Naik Unta Lebih Mahir!

Dalam videonya, terlihat youtuber itu sedang memainkan saham, kemudian ia menyebutkan bahwa dirinya sedang jaga lilin untuk membiyayai ongkos pencarian anak Ridwan Kamil yang hilang.

Video itu diunggah oleh akun instagram @banjarnahor, tentu saja dinilai tidak etis oleh berbagai pihak, bahkan kerap mendapatkan kecaman.

Baca Juga: Netizen Tanya Syarat Jadi Menantu, Jawaban Ridwan Kamil Bikin Ketawa

“Gue lagi jaga lilin buat nyari ongkos selamatin anak Ridwan Kamil, udah ya,” ujar sang youtuber dalam video tersebut.

Cuplikan video Kenwilboy (Suara.com)

Berita itu juga diwartakan oleh banyak media berita, hingga menuai banyak kecaman.

Warganet mengecam tingkah tidak etis dari sang youtuber tersebut, bahkan salah satu dari mereka menghujat dengan menyebutnya sebagai manusia sampah.

Komentar netizen (Suara.com)

Baca Juga: Netizen Tanya Syarat Jadi Menantu, Jawaban Ridwan Kamil Bikin Ketawa

“Duhh. Ada lagi ini manusia sampah,” tulis warganet dengan akun Nofearatall dalam kolom komentar media Suara tentang berita yang serupa, sebagaimana dikutip Terkini.id, pada Sabtu, 28 Mei 2022.

“Belum siap cerita manusia sampah yg hina almarhum buya syafii muncul lg sampah setan ini,” tulis sang warganet melanjutkan.

“Tolong kasi alamat jelas nya ini org gw samperin pengen ngopi bareng aja,” tulis sang warganet menandaskan komentranya.

Bagikan