Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini, Ade Armando mengunggah sebuah foto dengan keterangan bernada sindiran di laman media sosial Twitter-nya.
Kali ini ia tampak bernostalgia akan memori empat tahun silam perihal Rizieq Shihab dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Seperti diketahui, empat tahun lalu terjadi peristiwa yang cukup menggemparkan publik dan hingga kini masih banyak diingat oleh orang-orang.
Ya, empat tahun lalu Rizieq Shihab diketahui menuntut Ahok dipenjara karena dinilai telah menistakan agama Islam.
Kala itu, ia pun bahkan diberitakan memimpin massa yang diklaim jumlahnya sangat banyak untuk melakukan aksi besar-besaran.
- Anggota DPR RI Pertanyakan Manajemen Pertamina Pasca Kebakaran Kilang Minyak Dumai
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Surya Paloh Heran: Dukung Ahok Saya Dibilang 'Penista Agama', Dukung Anies Dibilang ini Baru Jadi 'Kadrun'
- Kabar Warga Bogor dan Jakarta Keluhkan Kelangkaan Pertalite, Netizen Singgung Ahok dan Erick Thohir
- Sebut Hanya Buang Waktu Jika Laporkan Pengacara Brigadir J: BTP Tidak Jadi Buat Laporan Polisi
Namun, namanya hidup memang tak dapat ditebak lantaran kini ketika Ahok telah bebas dan kembali menjabat posisi penting di Indonesia, hal sebaliknya justru terjadi pada Rizieq.
Menurut Ade Armando, kini Ahok sedang berjaya, sedangkan Rizieq Shihab justru terhina.
Adapun hal tersebut lantaran seperti yang kita ketahui bersama, kini Rizieq menjalani sidang di pengadilan dengan beberapa kasus hukum yang menjeratnya.
Oleh karena itulah dalam salah satu cuitan barunya, Ade Armando menyebut bahwa Allah SWT Maha Adil.
“Allah Maha Adil. Ini kenangan 4 tahun lalu. Begitu cepatnya perubahan. Ahok sekarang berjaya. Rizieq terhina,” tulis Ade Armando, dikutip terkini.id pada Minggu, 2 Mei 2021, via Twitter.
Selain tulisan, ia juga mengunggah sebuah foto poster lawas yang menampilkan seruan nasional aksi simpatik 55.

Dikutip terkini.id dari Netralnews melansir BBC, aksi tersebut terjadi pada 21 Februari 2017 silam.
Saat berorasi di hadapan banyak peserta aksi, Rizieq menyuarakan seruan pada beberapa unjuk rasa sebelumnya, yaitu penjarakan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok, dan hentikan kriminalisasi ulama.
“Siap bela negara? Siap bela agama? Siap ganyang PKI?” tanya Rizieq yang disambut pekikan takbir para peserta.
“Kami tidak niat untuk makar, menggantikan rezim, apalagi bikin negara baru,” katanya, sebagaimana dilaporkan wartawan Hilman Handoni.
Keberadaan Rizieq di depan pagar gedung DPR/MPR sontak membuat semangat para peserta yang sebagian besar telah berkumpul sejak pukul 07.00 WIB.
Mereka bangkit berdiri dan kompak meneriakkan takbir setiap kali Rizieq menyelesaikan rangkaian kalimat.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
