Sebut Jokowi Ngigau di Forum Akademis, Rocky Gerung: Guru Besar di Situ Pasti Tertawa

Sebut Jokowi Ngigau di Forum Akademis, Rocky Gerung: Guru Besar di Situ Pasti Tertawa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Rocky Gerung menanggapi terkait pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menghadiri acara Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya (UB).

Rocky Gerung menyayangkan pernyataan Jokowi di acara tersebut dimana presiden merasa yakin bahwa 2021 ini merupakan tahun yang penuh dengan harapan.

Menurutnya, Jokowi mengigau dengan mengatakan hal itu kepada sejumlah guru besar salah satu universitas terbaik di Indonesia tersebut.

“Ngapain ngigau di universitas itu, ini ajaibnya presiden ngigau di forum akademis, itu pasti guru besar di situ ketawa-ketawa karena mereka barusan dengar keterangan Sri Mulyani bahwa Indonesia 2021 tidak baik-baik dan mungkin akan lebih berat,” kata Rocky Gerung lewat tayangan videonya di kanal Youtube, Rabu 6 Januari 2021 seperti dikutip dari Pikiran-rakyat.com.

Diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyatakan bahwa penyusunan dan penetapan Undang-undang APBN Tahun Anggaran 2021 dilakukan dalam situasi yang berat.

Baca Juga

“Penyusunan APBN 2021 dilakukan dalam situasi yang sangat menantang akibat Covid-19, yang menyebabkan guncangan hebat, mobilitas manusia terhenti, perdagangan global merosot, sektor keuangan global bergejolak, harga komoditas menurun tajam, dan ekonomi global masuk jurang resesi,” ungkapnya.

Mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong, kata Rocky, juga telah mengeluarkan pernyataan dengan menyebut tahun 2021 akan lebih berat.

“Tom Lembong ajukan yang sama sebagai profesional, bahwa ini akan memburuk, ini dua orang (Sri Mulyani dan Tom Lembong) yang dekat dengan Jokowi dan mengerti hubungan antara makro dan mikro di dalam ekonomi itu, mereka mengatakan begitu,” kata Rocky Gerung.

Jokowi, kata Rocky, harusnya lebih khawatir dengan kondisi Indonesia di tahun 2021 lantaran hal itu telah dikatakan oleh Menteri Sri Mulyani dan Thomas Lembong.

“Kalau yang ngomong Rizal Ramli, Said Didu, atau Anthony, mungkin dianggap sebagai, wah ini karena oposisi. Ini yang ngomong sekarang adalah orang-orang di sekitar presiden,” ujar Rocky.

“Bagaimana mungkin presiden ngigau di depan akademisi, sementara dua tokoh yang mengerti tentang keadaan justru menerangkan hal yang pesimistis,” sambungnya.

Menurutnya, sikap optimis Jokowi tersebut tidak berdasar pada apa pun dan tidak bisa optimisme tersebut ditumbuhkan hanya dengan kalimat dan doa.

“Apalagi tadi diterangkan bahwa persyaratan untuk tumbuh adalah nanti setelah vaksinasi, loh vaksinnya sendiri masih bermasalah, jadi dia pastikan sesuatu yang unpredictable, itu soalnya,” tandasnya.

Oleh karenanya, Rocky Gerung menyarankan kepada Jokowi jangan memakai forum akademis untuk melakukan pencitraan karena menurutnya hal tersebut hanya akan jadi bahan tertawaan mereka.

“Kalau mau bikin pencitraan kumpulin pendukung sendiri,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.