Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, RG alias Rocky Gerung, belum lama ini menyebut bahwasanya jurnalis India lebih paham soal masalah utang Indonesia ke China.
Oleh karena itu, Rocky berpendapat agar para ‘tonggeret’ (sejenis serangga) di Istana memperhatikan hal tersebut.
Ia bahkan menilai masih adanya orang Indonesia yang tak mengerti bahwa Tanah Air kini sedang dalam bahaya jebakan utang China, yang ujung-ujungnya menurutnya justru lebih diketahui oleh jurnalis India.
“Orang Indonesia sebetulnya juga enggak ngerti problemnya sendiri, yang ngerti justru jurnalis India yang menganggap bahwa Indonesia bahaya ada di dalam jebakan utang China,” ujar Rocky Gerung dalam kanal YouTube pribadinya, dikutip terkini.id via Kabarbesuki pada Sabtu, 30 Oktober 2021.
Rocky menilai bahwa saat ini Indonesia tengah disorot dunia karena hubungan diplomasi ekonomi dengan China.
- Hah? Istana Panik? Negara Diduga Tak Punya Uang untuk IKN Baru, RG: Apalagi Habis Ditegur IMF
- Timnas Kalah, RG Sindir Jokowi: Begini Akibatnya Presiden Hanya Ingin Bangun Infrastruktur, Tak Bangun Nutrisi!
- Bicara Soal Cara PSI Habisi Anies yang Diibaratkan Naik Kuda, RG: Ya Jangan Nunggangi Cebong
- Sumur Resapan Anies Makan 'Korban', RG Sindir Mobil Esemka: Mestinya Pake Itu, Dia kan Ngambang, Gak Bakal Kejeblos
- Bamsoet Kecelakaan, RG Sebut Publik Lebih Pilih Sosoknya yang 'Hilang' Ketimbang Fadli Zon: Sering Muji Presiden, Harusnya Mengkritisi
Untuk itu, ia mengaku berterima kasih terhadap jurnalis India yang telah mengingatkan Indonesia akan bahaya jebakan yutang China, meski India sendiri sedang bergelut dengan China.
“Jadi, sebetulnya kita diamat-amati oleh seluruh dunia tuh, bahkan diberi peringatan ‘Hati-hati tuh kebiasaan ngutang ke China itu’, walaupun kita tahu India juga lagi ketakutan karena dia gagal berbaik-baik dengan China di dalam berbagai macam isu perdagangan.”
Selain itu, Rocky Gerung mengatakan bahwa diplomasi ekonomi China dengan Indonesia sangat berkaitan dengan isu politik global.
Ia juga menjelaskan keterkaitan isu hubungan Taliban-China dengan ekspansi China ke berbagai negara di dunia, tak terkecuali India dan Indonesia.
“Tapi kita ngerti betul bahwa ini juga hubungan dengan global politic. Begitu Afghanistan-Taliban berkuasa, seluruh investasi India itu ditakutkan akan pindah ke China, China lebih dulu bermesraan dengan Taliban daripada India. Itu konteksnya.”
Ia lantas kembali menegaskan bahwa sikap jurnalis India yang mengingatkan Indonesia terhadap jebakan utang China sebagai hal yang penting untuk diperhatikan, utamanya bagi orang-orang Istana yang disebutnya ‘tonggeret’.
“Tapi penting India mengingatkan kita karena India punya radar yang peka terhadap kelakuan rezim China, tuh. Ini sebetulnya yang mesti diperhatikan oleh para ‘tonggeret’ di Istana, tuh,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
