Sebut Negara Kacau, Rocky Gerung: Pemimpin Arogan, Gak Pakai Otak

Terkini.id, Jakarta – Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai kondisi RI saat ini kacau lantaran sikap pemimpin negara yang menurutnya arogan dan tak mau memakai otak dalam menangani pandemi Covid-19.

Menurut Rocky Gerung, sikap pemimpin yang arogan tersebut membuat arah penanganan pandemi di Indonesia berantakan dan kurang sistematis.

“Tapi karena ada arogansi, nggak mau pakai otak, menganggap bahwa bisa diselesaikan secara birokratis juncto oligarkis, maka kita temui ke arah yang sekarang gitu,” ujar Rocky, dikutip dari Genpi.co, Selasa 20 Juli 2021.

Baca Juga: Husin Shihab: Apa Iya Bakal Banyak yang Nyumbang kalau Gerung...

Ia pun menekankan bahwa pemimpin perlu bekerja dengan pikiran dan bukannya dengan kekuasaan.

“Jadi, terlihat bahwa pemimpin itu perlu dengan pikiran, bukan dengan kekuasaan, apalagi kekuasaan yang yang marah-marah,” tuturnya.

Baca Juga: Disentil Rudi S Kamri, Lieus Sungkharisma: Jilat-Jilat Pak Jokowi supaya...

Rocky pun menilai, Indonesia tidak mungkin memperoleh suatu kebijaksanaan atau wisdom untuk menyelesaikan permasalahan selama oligarki masih menguasai negeri.

“Indonesia tidak mungkin mendapatkan semacam wisdom selama oligarki itu yang menentukan decision making,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menilai Indonesia saat ini sedang terjebak sehingga tidak tahu akan mengambil anggaran dari mana untuk penuntasan masalah kesehatan.

Baca Juga: Praktisi Properti: Rocky Gerung Terlalu Dungu, Bisa Dibohongi Mafia Kampung

Oleh karenanya, kata Rocky, ketegasan seorang Jokowi sebagai pemimpin negara benar-benar dibutuhkan saat ini. Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya.

Pemimpin negara tersebut, menurut Rocky, seakan-akan tak mampu mengambil keputusan.

“Tapi karena dia bukan leader dia adalah dealer, maka dia tidak mampu untuk mengambil keputusan,” tegasnya.

Mengutip Hops.id, Rocky Gerung juga menyinggung soal pernyataan Menko PMK terkait perpanjangan PPKM yang kemudian dibantah pihak KSP. Menurutnya, hal itu membuktikan bahwa negara saat ini tengah kacau.

“Bayangkan Menko ngomong, dibatalkan oleh Jubir KSP, apa nggak kacau negeri ini,” ujarnya.

Bagikan