Sebut Ustaz Fauzan Penipu, KH Ishomuddin: Orang Islam Dungu yang Mau Undang Dia

Ustaz Fauzan Al Azmi. (Foto: Twitter)

Terkini.id, Jakarta – Rais Syuriah Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Ishomuddin menyebut pendakwah mualaf, Ustaz Fauzan Al Azmi sebagai pengibul atau penipu.

Hal itu diungkapkan KH Ishomuddin lewat unggahannya di akun Facebook miliknya pada Rabu, 8 Juli 2020.

Ulama NU ini mengatakan, hanya orang Islam yang luar biasa dungu yang mau mengundang dan mau ditipu oleh penceramah mualaf pengibul.

“Hanya orang Islam yang luar biasa dungu yang mau mengundang dan mau ditipu oleh penceramah mualaf pengibul yang sukanya menjelekkan agama lain,” tulis KH Ahmad Ishomuddin.

Unggahan KH Ishomuddin soal Ustaz Fauzan Al Azmi. (Foto: Facebook)

Adapun penceramah mualaf yang ia maksud tersebut tak lain adalah Ustaz Fauzan Al Azmi.

Menarik untuk Anda:

Hal itu diungkap KH Ishomuddin saat menjawab komentar dari salah seorang netizen di postingan unggahannya yang menyebut bahwa penceramah yang dimaksud adalah Ustaz Fauzan Al Azmi.

“Ya saya sebut dia sebagai pengibul/penipu. Sudah banyak tandanya, sudah jelas terbukti,” kata KH Ishomuddin menjawab komentar netizen tersebut.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan sosok seorang ustaz mualaf yang mengaku putra dari salah satu Kardinal.

Komentar KH Ishomuddin soal Ustaz Fauzan Al Azmi. (Foto: Facebook)

Ustaz bernama Ignatius Yohanes itu mengaku lahir dari ayah seorang Kardinal dan ibunya seorang Evangelist (Pengabar Injil).

Pengakuannya itu membuat banyak orang terheran-heran karena dianggap tak masuk akal.

Dalam ceramahnya, Ignatius Yohanes mengaku berganti nama menjadi ustaz Fauzan Al Azmi setelah memeluk agama Islam.

Dia pun mengaku sebelum menjadi pendakwah ia merupakan Ketua Misionaris yang tugas utamanya menghancurkan islam.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Fotonya Viral usai Disebar Korban, Pelaku Pemerkosaan Ini Ditangkap Polisi

Survei: Masyarakat Percaya Jokowi Bisa Bebaskan Indonesia dari Krisis

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar