Terkini.id, Jakarta – Rais Syuriah Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Ishomuddin menyebut pendakwah mualaf, Ustaz Fauzan Al Azmi sebagai pengibul atau penipu.
Hal itu diungkapkan KH Ishomuddin lewat unggahannya di akun Facebook miliknya pada Rabu, 8 Juli 2020.
Ulama NU ini mengatakan, hanya orang Islam yang luar biasa dungu yang mau mengundang dan mau ditipu oleh penceramah mualaf pengibul.
“Hanya orang Islam yang luar biasa dungu yang mau mengundang dan mau ditipu oleh penceramah mualaf pengibul yang sukanya menjelekkan agama lain,” tulis KH Ahmad Ishomuddin.

Adapun penceramah mualaf yang ia maksud tersebut tak lain adalah Ustaz Fauzan Al Azmi.
- PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid pada Triwulan I 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan
- Menghidupkan Semangat Kartini, PLN UID Sulselrabar Ajak Berbagi Lewat Donor Darah
- Berkat Program TJSL PLN, Produk UMKM Rumah BUMN Selayar Tembus Pasar Modern
- PLN Hadirkan Listrik untuk Petani Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
- Krisis Air di Wilayah Utara Kota, Komisi B DPRD Makassar Turun Langsung Cek Jaringan Pipa
Hal itu diungkap KH Ishomuddin saat menjawab komentar dari salah seorang netizen di postingan unggahannya yang menyebut bahwa penceramah yang dimaksud adalah Ustaz Fauzan Al Azmi.
“Ya saya sebut dia sebagai pengibul/penipu. Sudah banyak tandanya, sudah jelas terbukti,” kata KH Ishomuddin menjawab komentar netizen tersebut.
Sebelumnya, publik dihebohkan dengan sosok seorang ustaz mualaf yang mengaku putra dari salah satu Kardinal.

Ustaz bernama Ignatius Yohanes itu mengaku lahir dari ayah seorang Kardinal dan ibunya seorang Evangelist (Pengabar Injil).
Pengakuannya itu membuat banyak orang terheran-heran karena dianggap tak masuk akal.
Dalam ceramahnya, Ignatius Yohanes mengaku berganti nama menjadi ustaz Fauzan Al Azmi setelah memeluk agama Islam.
Dia pun mengaku sebelum menjadi pendakwah ia merupakan Ketua Misionaris yang tugas utamanya menghancurkan islam.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
