Bersahabat dengan Wanita Muslim, Aktris Cantik Ini Peluk Islam Usai Jadi Ateis

Ateis
Aktris cantik asal Pakistan Yashma Gill peluk agama Islam usai jadi Ateis. (Foto: ist)

Terkini.id, Makassar – Aktris cantik asal Pakistan, Yashma Gill, menceritakan pengalaman hidupnya saat memeluk agama Islam usai dirinya menjadi ateis alias tidak memiliki agama.

Saat diwawancara dalam sebuah talkshow di akun Youtube Samina Peerzada pada Sabtu 5 Oktober 2019 lalu, Yashma mengungkapkan kisah perjalanan rohaninya.

Ia mengatakan, ketika tengah berjuang dalam hidup dirinya pernah memiliki konflik batin dengan Tuhan. Hingga akhirnya dia meniadakan keberadaan Tuhan dan memilih menjadi seorang ateis.

“Saya terbiasa memantau dan menganalisa secara berlebihan segala sesuatu. Saya memastikan tidak menyinggung orang lain dan berusaha baik pada semua orang. Tapi saya malah menyakiti diriku sendiri,” kata Yashma, seperti dilansir dari situs NU Online, Sabtu, 12 Oktober 2019.

“Hingga saya sampai pada satu titik saya kehilangan kepercayaanku. Saya sampai bilang jika memang ada seseorang di atas sana (Tuhan), seharusnya saya tidak menderita seperti ini,” lanjutnya.

Ketika seorang memiliki iman yang lemah, kata Yashma, maka pikirannya akan tertutup oleh tabir. Oleh sebab itu, dia tidak bisa memahami meskipun pertanyaan-pertanyaannya tentang banyak hal terjawab atau dijawab.

Ia kemudian menceritakan kisah hidupnya saat kuliah di Australia. Saat itu, kata Yashma, dirinya menentang gagasan soal agama sepenuhnya. Namun kemudian, dia bertemu dengan seseorang Muslimah berjilbab bernama Warda.

Semula Yashma ragu bisa bersahabat dengan Warda karena seorang Muslimah yang taat. Yashma berpikir, Warda akan menghakiminya jika mereka bersahabat.

Namun dugaan Yashma meleset. Warda tidak pernah menilainya buruk, memahami permasalahannya, menjelaskan hal-hal dari perspektifnya.

“Dia (Yashma) meminta saya untuk mencoba satu hal terakhir dan itu adalah memperbaharui keyakinan saya. Dia berkata ‘oke coba saja ini dan jika keimananmu kepada Tuhan tidak kembali setelah ini, maka kamu bisa terus menjadi ateis’,” ujarnya.

Tak lama kemudian, Warda meminta Yashma untuk menjalankan salat lima waktu dan berpuasa selama bulan Ramadhan dengan sepenuh hati. Yashma pun menuruti semua yang diminta temannya itu.

Tak hanya itu, Warda juga mengajari Yashma tata cara salat, hingga memahami makna dari setiap bacaan salat.

Selama Ramadhan, Yashma berhasil menyelesaikan beberapa persoalan keluarganya dan mendapatkan pekerjaan pertamanya setelah tinggal di Australia.

Setelah menyadari hal itu, Yashma kembali menenui Warda. Temannya itu memberikan beberapa pemahaman tentang Islam hingga akhirnya Yashma mantap memeluk agama Islam.

“Saya baru menyadarinya sekarang, bahwa kedamaiaan, kebahagiaan yang saya cari di tempat lain, sebenarnya sudah saya temukan,” ujar Yashma.

Berita Terkait