Terkini.id, Makassar – Pengelolaan limbah rumah tangga yang baik merupakan bagian dari gaya hidup sehat.
Sebab itu, tak perlu menunggu WC mampet, kesadaran masyarakat untuk menyedot septic tank secara rutin dinilai mendesak.
Kebersihan dan kesehatan memang menjadi faktor terpenting di rumah. Masyarakat diminta memperhatikan isi limbah septic tank sebelum air limbah tersebut mencemari air bersih.
Untuk melayani masyarakat dalam hal sedot limbah domestik di kawasan perumahan maupun perkantoran, Dinas Pekerjaan Umum Kota Makasssar telah menyiapkan tim Britasi atau Brigade Sanitasi.
Setiap hari, Dinas PU menurunkan 4 unit truk tangki penyedot tinja, kecuali pada hari Minggu.
- Warga Makassar Keluhkan Banjir, Proyek Drainase Rp72 Miliar Dinilai Belum Cukup
- Ada Pengerjaan Dinas PU, PDAM Makassar Akan Relokasi Pipa di Tamalanrea
- Rehabilitasi Balai Kota Makassar, Dinas PU: Tahap Kedua Rp30 Miliar
- Dinas PU Makassar Serahkan Dana Hibah Pembangunan Masjid di Manggala
- Kerja Sama Dinas PU dan Program RISE, Meningkatkan Kualitas Hidup Warga Kota Makassar
Humas Dinas PU Makassar Hamka Darwis mengatakan selama bulan Ramadan ini, Tim Britasi melayani 2 sampai 3 pengaduan per hari.
Bagi masyarakat yang mengalami masalah pembuangan, seperti WC mampet, septic tank penuh, Hamka mengatakan cukup menghubungi call center 112.
“Bisa juga melalui nomor telepon 085106829777,” kata Hamka, Kamis, 29 April 2021.
Sementara mengenai tarif yang bakal diberlakukan pada masyarakat yang menggunakan layanan tersebut, Hamka mengatakan hal itu merujuk pada Perda, yakni Rp 250 ribu per satu kali sedot.
“Jadi kalau penuh septic tank WC-ta di rumah, hubungi call center tersebut untuk sedot tinja di septic tank rumah ta,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
