Sejumlah Fraksi DPRD Makassar Soroti Turunnya Pendapatan Daerah

Terkini.id, Jakarta – Rapat paripurna DPRD Kota Makassar, berlangsung pada Sabtu 6 Juli 2019 di ruang Paripurna DPRD.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Wali kota Makassar M Iqbal S Suhaeb mendengarkan secara langsung pandangan umum fraksi-fraksi ihwal pertanggungjawaban APBD 2018 di ruang rapat paripurna.

Perwakilan Fraksi Gerindra Badaruddin menyampaikan, sejumlah pandangan umum perihal penurunan pendapatan hasil daerah. Ia berpandapangan perlu ada evaluasi kinerja SKPD, sehingga pendapatan dapat lebih dimaksimalkan.

Hal lain, yakni kebijakan pemerintah terkait penetapan zonasi dalam dunia pendidikan. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi tantangan bagi Kota Makassar.

“Banyak anak sekolah yang tidak mendapatkan ruang lantaran belum meratanya sekolah di setiap wilayah. Dengan penetapan zonasi, banyak anak didik yang tidak dapat melanjutkan pendidikan di sekolah negeri. Ke depannya harus dipertimbangkan dan diperhitungkan agar ada pembangunan sekolah-sekolah agar lebih merata,” kata dia.

Sementara itu, Kamaruddin Olle dari Fraksi menyoroti penurunan pendapatan yang signifikan.

“Perlu evaluasi secara total di jajaran SKPD, UPD, Perusda, bukan hanya di tingkat kepala namun hingga jajaran bawah, agar fokus kinerja,” tuturnya.

Hal senada, Fasruddin Rusli dari Fraksi PPP menyatakan pemerintah Kota Makassar butuh strategi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

“Harus lebih inovatif, kreatif,” ujarnya.

Fraksi Hanura, Shinta Mashita Molina dalam penyampaian pandangan umumnya pun menyoroti penurunan pendapatan APBD. menurutnya, periode 2018 kemarin, Wali Kota Makassar berhasil kebanjiran penghargaan, namun tak dibarengi dengan prestasi kinerja di bidang pendapatan dan belanja daerah.

“Berharap ini menjadi perhatian agar tidak berulang pada kepemimpinan berikutnya,” ujarnya

Fraksi PDIP A. Vivin Sukmasari mengharapkan adanya evaluasi atas penurunan pendapatan, seperti pada pengelolaan pajak parkir yang belum maksimal.

Sementara itu, Fraksi PAN Hasanuddin Leo, menyoroti dan mempertanyakan penurunan pendapatan, sehingga menurutnya perlu adanya penjelasan yang rasional.

“Agar PAD optimal, harus ada updating data, sehingga data valid untuk mengetahui PAD,” ujarnya.

Fraksi PAN juga menyoroti beberapa pelayanan yang diterima oleh masyarakat, semisal dari segi pelayanan kependudukan.

“Masyarakat masih kesulitan untuk kepengurusan KTP, dengan dalih tidak adanya blanko. Demikian pula pelayanan di bidang pendidikan, kesehatan, yang tidak pro pada masyarakat miskin,” ujarnya.

Saran dari Fraksi PAN untuk SKPD yakni membuat program berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan hanya berdasarkan keinginan.

Dari Fraksi Golkar, Melani Mustari menyampaikan apresiasinya atas penyampaian penjelasan pertanggungjawaban APBD oleh Pj Wali Kota Makassar sesuai dengan kewajiban yang tertuang di UU.

“Apresiasi kami berikan, disebabkan pertanggungjawaban sesuai kaidah PP 2010 tentang standar akuntansi daerah, dengan melampirkan hasil audit dari badan pemeriksa keuangan,” ujarnya.

Syarifuddin dari Fraksi Demokrat menyampaikan pun memberi apresiasi lantaran laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2018 telah mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dari Fraksi PKS Haslinda pun menyoroti penurunan pendapatan yang menurutnya perlu adanya rincian terkait Perusda.

“Yang mana yang perlu mendapatkan apresiasi, dan mana yang membutuhkan motivasi,” ujarnya.

Hasil dengar pendapat dan pandangan umum fraksi akan ditanggapi oleh Pj Walikota Makassar pada Senin mendatang.

Komentar

Rekomendasi

Salut, Siswa SMK di Makassar Bikin Masker dan Sumbangkan ke PMI

Komisi C DPRD Makassar Soroti Kinerja Pemkot Tangani Corona

Soal Penolakan Pemakaman Jenazah Corona, Ini Permintaan Pj Walikota Makassar

Pemkot Makassar Gelar Rapid Test Massal ke RS Rujukan dan Sejumlah Puskesmas

Iqbal Agendakan Penyemprotan Massal di Seluruh Wilayah Makassar, Ini Jadwalnya

Pemkot Makassar Siapkan Fasilitas Tempat Tinggal Bagi Perawat Pasien Corona

42 Orang Positif Covid-19 di Makassar, Tim Gugus Tugas Imbau Masyarakat Tetap di Rumah

Bantu Tim Medis Covid-19, Alumni Teknik Unhas 2007 Produksi Swab Chamber

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar