Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mengukuhkan dan melantik sejumlah Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Satuan Pendidikan Formal Se-Kota Makassar. Pelantikan berlangsung dengan menggunakan protokol Covid-19.
Rudy menekankan dua hal yang menjadi substansi utama dunia pendidikan, yakni proses pendidikan yang layak bagi anak-anak, serta mutu pendidikan.
Hal itu, kata Rudy, mampu membentuk karakter anak sebagai generasi pelanjut.
“Pendidikan itu hak semua orang. Saya mendapat masukan dari berbagai pihak dan berbagai masalah yang masih mendera dunia pendidikan,”bebernya.
“Ini harus kita benahi. Anggaran yang ada, meskipun kecil harus dimaksimalkan sesuai dengan skala prioritas,” ujar Rudy di Baruga AP Pettarani, Kamis, 13 Agustus 2020.
- Romantisnya Wabup Gowa Darmawangsyah Muin dan Istri di Momen Ulang Tahun
- Baby Udon Tayang 3 September, Angkat Kisah Cinta Fanny dan Hajime yang Menguras Emosi
- Sold Out dalam 5 Bulan, The Nusa Premier Perkuat Kiprah Nusapro Land di Industri Properti Syariah
- Program PKM Kalla Institute-Politeknik Indonesia Perkuat Daya Saing Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
- Pegadaian Tanam 1.000 Mangrove di Untia Makassar, Wujudkan Investasi untuk Bumi dan Masa Depan
Tenaga pendidik serta sarana pendidikan juga diminta menjadi perhatian. Dengan begitu, guru maupun siswa dapat nyaman dalam proses belajar mengajar.
“Saya yakin dan percaya, bapak dan ibu yang ada di sini memiliki keikhlasan untuk memperbaiki dunia pendidikan kita,” kata dia.
Pada kesempatan ini, Rudy juga mengingatkan kepada seluruh yang dilantik agar menjaga netralitas ASN jelang pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang akan dihelat bulan Desember mendatang.
“Netralitas ASN adalah harga mati. Tidak ada tawar menawar, netral itu satu warna yakni bening seperti air, jadi bukan abu-abu atau warna lainnya. Jika di kemudian hari ada yang terbukti melanggar pasti kita akan copot,” tegas Rudy.
Pada kegiatan tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Amalia Malik juga turut hadir.
Sekitar 370 orang dilantik menjadi penanggung jawab UPT mulai tingkat TK, SD, hingga SMP yang terdiri dari 1 orang tingkatan TK. SD 314 orang dan SMP 55 orang.
Sebelum pengambilan sumpah jabatan digelar, dimulai dengan meneken fakta integritas agar capaian kinerja kedepannya bisa sesuai dengan yang diharapkan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
