Terkini.id, Makassar — Pengurus Cabang Agupena Makassar Periode 2016-2019 menyelenggarakan kegiatan akhir periode, workshop menulis tingkat dasar 2 yang dirangkaian dengan musyawarah cabang Agupena Makassar.
Kegiatan yang bertema ‘Guru, Menulislah!’ ini berlangsung dua hari, terhitung tanggal 16 sd 17 November 2019 di Aula SMA Negeri 2 Makassar, jalan Baji Gau III No. 17 Makassar.
Ketua Agupena Makassar, Muh Arif Sikki Dg Irate mengungkapkan tujuan dari pelatihan ini untuk menggali potensi guru sekaligus meningkatkan kemampuan dalam hal menulis.
Bung Arif sapaan akrabnya, merasa sangat bersyukur sebab antusiasme para peserta selama mengikuti workshop ini.
“Peserta menyadari potensi dan style tulisan yang mereka miliki,” bebernya. Ahad, 17 November 2019 kemarin.
- HUT Ke-23 Tahun Luwu Timur, Harmoni Pertumbuhan, Industri, dan Keberlanjutan dari Timur Indonesia
- Mubes IKA Unhas Diwarnai Kegaduhan, Utusan IKAFE Sempat Walk Out
- SPMB 2026 Makassar Resmi Diluncurkan, Pendaftaran Kini Terintegrasi Aplikasi LONTARA+
- Dari Perut Bumi Arpal, Sumur Bor TMMD ke-128 Hadirkan Air Bersih, Wujud Investasi Harapan Masyarakat
- Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Antarkan Makassar Jadi Kota Toleran
Ada yang menarik pada workshop ini, Bung Arif mengaku, terdapat peserta yang baru pertama kali ikut workshop seperti ini namun langsung praktek menulis bahkan ia pun merasa, kini aktifitas menulis menjadi hal yang sangat disukainya setelah menemukan tips-tips jitu.
Bung Arif sendiri menyajikan materi, teknik dasar menulis essai dan teknik meresensi buku.
Pelatihan menulis dengan total 32 jam, menghadirkan pemateri lainnya, M. Ardy Ali, S.Sos,. MM, ketua PW Agupena Sulsel materi tentang ‘Agupena dan paradigma tentang menulis’, dan Murnih Aisyah, S.Pd,. MM, penulis novel ‘Pulang’ dengan materi ‘Teknik menulis feature dan artikel’.
Selain itu, Murnih Aisyah menambahkan, semoga kegiatan ini lebih memicu para guru untuk menghadirkan karya berbentuk buku.
Kesempatan tersebut, Murnih memotivasi guru-guru untuk menulis dan menerbitkan buku.
“Kalau belum bisa menerbitkan buku tunggal, kita ramai-ramai membuat buku jamak dulu, dananya bisa kita tanggung sama-sama,” jelasnya.
“Agupena siap mendampingi sampai penerbitannya,” tegas wakil Sekretaris Agupena Sulsel ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.