Terkini.id,Gowa – Sejumlah warga korban banjir di Camba-Camba Dusun Sailong Desa Sunggumanai Kecamatan Pattallassang Gowa menolak untuk dievakuasi dari rumahnya.
Mereka memilih bertahan di dua rumah panggung yang telah mereka persiapkan sebagai tempat penggungsian jika debit air di Bendungan Kajenjeng naik dan mengakibatkan banjir di pemukiman warga Camba-camba. Padahal perahu karet telah disiapkan untuk mengevakuasi mereka.
“Warga memilih untuk tinggal di rumahnya. Setiap tahun banjir melanda daerah ini sehingga mereka sudah mempersiapkan tempat penggusian berupa rumah atas,” jelas Camat Patallassang, Baharuddin Rabu 23 Januari 2019.
Camat Pattallasang berharap semoga dengan rampungnya normalisasi sungai dan Waduk Nipah- nipah maka banjir bisa teratasi.
“Semoga dengan selesainya normalisasi sungai dan Waduk Nipah maka langganan banjir yang tiap tahun melanda warga di daerah ini bisa teratasi,”imbuhnya.
Bupati perintahkan kirim bantuan makanan
- Sekolah Tahfidz Quran Makassar Terbakar, Belasan Santri Berhasil Dievakuasi
- Dievakuasi dari Sudan, Pemprov Sulsel Siap Berangkatkan 16 WNI ke Daerah Asal
- 25 WNI di Ukraina Berhasil Dievakuasi
- Pingsan di Atas Pohon Randu Setinggi 10 Meter, Pemuda Asal Blitar Mengaku Kelelahan
- Bocah Tenggelam di Sungai Jene'berang, Basarnas Sulsel Lakukan Pencarian
Mendengar hal ini Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang sekaligus pemegang kendali tim evakuasi bencana di dataran rendah memerintahkan untuk mengirimkan makanan
“Jika warga menolak dievakuasi pastikan suplai makanan buat mereka tercukupi. Kirimkan bahan makanan, gunakan perahu karet untuk mengantarkan,” instruksi Adnan.
Warga bertahan di rumah
Kapospol Pattallasang, Yusiaorso yang juga berada di lokasi mengiyakan keberatan warga dievakuasi.
“Kondisi di sini setiap tahun akan banjir jadi mereka mempersiapkan diri dengan rumah panggung tempat penggungsian. Warga sudah dibujuk untuk meninggalkan rumahnya tapi mereka menolak,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
