Sekda Makassar Tanggapi Tudingan Anggota DPRD Ihwal Proyek

Sekda Makassar

Terkini.id, Makassar – Sekertaris Daerah Kota Makassar Muh. Ansar menanggapi sorotan Anggota DPRD Kota Makassar, Apiyati Amin Syam yang meminta dirinya lenser dari jabatannya sebagai Plt Dinas Pekerjaan Umum (PU) lantaran seenaknya saja membagi proyek.

“Saya tidak bisa jawab karena SK Plt Dinas PU bukan Sekda yang buat tetapi PJ Wali Kota Makassar,” kata dia saat ditemui di Balai Kota, Rabu, 29 Januari 2019.

Ansar justru mempertanyakan kembali tuduhan tersebut. Ia meminta bukti bila memang dirinya melakukan pembagian proyek tanpa melalui prosedur.

“Mana buktinya?” kata dia.

Untuk itu, Ansar menilai, seyogyanya bila memberi usul jangan hanya sekadar melempar isu, namun harus disertai informasi yang utuh dan detail.

“Kalau melempar isu harus detail,” kata dia.

Diketahui, Muh. Ansar telah menduduki jabatan Kepala Dinas sejak tahun 2012 lalu.

Saat ini, Ansar menduduki jabatan sebagai Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Makassar sekaligus merangkap sebagai Plt Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar.

Sebelumnya, Sekertaris Komisi A DPRD Makassar, Apiyati Amin Syam mengatakan bila Plt PU diganti maka sikap yang merugikan negara itu tak berlanjut.

“Terputus itu kebiasaannya, termasuk ini proyek karena seenaknya saja memberikan kepada orang terdekatnya mereka. Selalu itu-itu saja padahal kan masih ada yang lain masyarakat yang punya kegiatan usaha dalam hal itu,” kata dia.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

DPRD Makassar Alokasikan Rp10 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

KM Lambelu Dikarantina 2 Mil Dari Dermaga Makassar

Pemkot Makassar Belum Terapkan PSBB, Ini Tanggapan Ketua DPRD

Hindari Politisasi Penyaluran Bantuan Dampak Covid-19

Jurnalis distribusikan APD di 11 Kecamatan Kota Makassar

PMI Makassar Semprot Disinfektan Balai Kota

Ini Kewajiban yang Harus Dipatuhi Bila Ingin ke Makassar di Tengah Corona

Ketua PMI Makassar Apresiasi Donor Darah Bawaslu Sulsel

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar