Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohammad Guntur Romli menanggapi video sekelompok perempuan yang menginjak-injak baliho bergambar Menag (Menteri Agama) dan mengancungkan jari tengah.
Guntur Romli menyindir apakah perempuan-perempuan tersebut tidak malu kepada jilbab mereka yang lebar.
Selain itu, ia juga menyoroti bahwa beberapa di antara perempuan tersebut memakai jaker Front Persaudaraan Islam (FPI).
“Jaket FPI, Ormas Terlarang (Front Pembela Islam) yang menjelma Persaudaraan, dipakai buat menginjak-injak foto Menteri Agama Gus Yaqut dan simbol jari yang jorok dan umpatan,” kata Guntur Romli.
“Kok gak malu sama jilbab lebarnya?” tambahnya, seperti dikutip dari akun Twitter resminya pada Sabtu, 26 Februari 2022.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Adapun video sekelompok perempuan menginjak-nginjak foto Menag yang dibagikan Guntur Romli telah tersebar ramai di media sosial.
Dalam video tersebut, nampak delapan perempuan yang menginjak-nginjak baliho bergambarkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Bukan hanya itu, mereka juga bahkan mengacungkan jari tengah dan jempol terbalik terhadap baliho bergambarkan Menag tersebut.
Salah satu netizen yang mengunggah video tersebut, @Putri_Sulita, mengatakan bahwa peritiwa ini terjadi di Depan kantor Kemenag Karawang, 25 Februari 2022.
Tak diketahui mengapa para perempuan berjilbab tersebut menginjak-injak foto Menag. Namun, akhir-akhir ini Menag ramai dikritik karena dinilai membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
