Terkini.id, Jakarta – Aktivis Nadhlatul Ulama (NU), Guntur Romli menanggapi tudingan yang menyebut pimpinan pesantren pelaku pemerkosa santriwati yakni Herry Wirawan menganut paham Syiah.
Guntur Romli pun lewat cuitannya di Twitter, Sabtu 11 Desember 2021, mengungkap bukti bahwa Herry Wirawan bukanlah penganut syiah.
Hal itu, kata Guntur, berdasarkan latar belakang Herry Wirawan sebagai Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Kesetaraan Pesantren Salafiyah.
Menurutnya, tidak ada penganut paham syiah yang memakai istilah Salafiyah. Oleh karena itu, Guntur meyakini bahwa Herry Wirawan bukan syiah.
“Herry Wirawan adalah Ketua Forum Komunikasi Pendidikan Kesetaraan Pesantren Salafiyah. Mana ada Syiah pakai istilah Salafiyah,” cuit Guntur Romli.
- Abu Janda Jadi Penjilat Prabowo, Guntur Romli Sebut Tidak Ada Makan Gratis
- Guntur Romli Sentil AHY Soal G20: Dia ini Dangkal Komennya
- Guntur Romli Sindir Buzzer Anies, Capres Nasdem Itu Dianggap Caper ke Gibran Buntut Tak Dapat Restu dari Jokowi
- Guntur Romli, 5 Alasan Koalisi Anies Baswedan Gagal Deklarasi
- Jusuf Kalla Sebut Semakin Anies Baswedan Direndahkan Maka Akan Semakin Populer
Dalam kicauannya tersebut, Guntur juga menyertakan artikel pemberitaan soal pengukuhan pengurus Forum Komunikasi Pendidikan Kesetaraan Pesantren Salafiyah.
Pada artikel itu terdapat foto Herry Wirawan yang nampak berdiri di barisan depan dengan mengenakan peci hitam dan memegang map hijau.
Lebih lanjut, Guntur Romli pun menyinggung soal praktik pemerkosaan yang kerap dilakukan ISIS yang diketahui merupakan kelompok penentang syiah.
Menurut Guntur, praktik pemerkosaan atau pencabulan yang dilakukan ISIS dikenal dengan istilah ‘milkul yamin’.
“Praktik memperkosa/mencabuli (dan tanpa pernikahan) santriwati persis praktik ‘milkul yamin’ yang dilakukan oleh ISIS,” tuturnya.
Praktik pemerkosaan ISIS yang mirip seperti dilakukan Herry Wirawan terhadap para santriwati itu, menurut Guntur Romli, juga kerap menimpa TKW Indonesia di Arab Saudi.
“Milkul yamin artinya budak, yang dianggap sebagai ‘hak milik’, selain ISIS, TKW kita yang diperkosa di negeri Arab, oleh tuannya juga dianggap sebagai ‘milkul yamin’, menganggap wanita-wanita itu sebagai budak,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
