Kepengurusan baru BAZNAS Kota Makassar menargetkan peningkatan penghimpunan zakat sebesar 25 hingga 30 persen dibandingkan capaian periode sebelumnya.
Usman memberikan apresiasi kepada pimpinan BAZNAS periode 2021–2026 yang dinilai berhasil mencatatkan kinerja positif dengan penghimpunan zakat sekitar Rp10 miliar hingga Rp11 miliar per tahun dalam tiga tahun terakhir.
“Kami tinggal menyempurnakan dan meningkatkan capaian yang sudah sangat baik tersebut,” tuturnya.
“Bersama lima komisioner, kami memiliki komitmen yang sama untuk memaksimalkan potensi zakat sehingga target peningkatan sekitar 25 sampai 30 persen bisa tercapai,” tambah Usman.
Menurutnya, peningkatan penghimpunan tidak hanya akan mengandalkan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang selama ini menjadi penyumbang terbesar. BAZNAS juga akan memperluas basis muzakki dengan menyasar kalangan pelaku usaha dan dunia bisnis.
- SALAMA Jangkau 18.090 Anak, BPBD Makassar Perkuat Budaya Sadar Bencana Sejak Dini
- Satgas Ops Pekat Polres Jeneponto Tangkap Dua Pencuri Cengkeh, Hasil Curian Dipakai Beli Sabu
- Ramadhipa Raih 9 Poin di Jerez, Jaga Peluang Perebutan Gelar Moto3 Junior
- Dinsos Jeneponto Tak Tahu Menahu Dugaan Pemalsuan Dokumen, Pastikan tidak Terlibat Teknis Penyaluran BLT Kesea
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
“Kami akan memaksimalkan potensi para pengusaha dan tokoh masyarakat. Bisa jadi selama ini mereka ingin menunaikan zakat, tetapi belum menemukan saluran yang tepat. Karena itu kami ingin membangun kesadaran sekaligus menghadirkan layanan yang lebih mudah,” tuturnya.
Siapkan Zakat Digital dan Layanan Drive-Thru
Selain penguatan basis data, transformasi digital menjadi strategi penting untuk menjawab perubahan perilaku masyarakat dalam menunaikan zakat.
Sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, BAZNAS akan mengembangkan sistem penghimpunan zakat berbasis digital sehingga masyarakat dapat menunaikan zakat dengan lebih praktis tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.
“Saat ini kita harus adaptif terhadap transformasi digital. Penghimpunan zakat tidak bisa lagi hanya mengandalkan cara-cara manual atau tatap muka. Masyarakat harus diberikan kemudahan melalui layanan digital,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
