Terkini, Makassar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus memperkuat inovasi SALAMA (Sahabat Anak Lewat Afirmasi tentang Aman Bencana) sebagai upaya membangun budaya sadar dan tangguh menghadapi bencana sejak usia dini.
Inovasi yang telah menjangkau 18.090 anak tersebut juga dipersiapkan untuk mengikuti penilaian Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.
Penguatan SALAMA menjadi salah satu agenda dalam Forum Riset dan Inovasi Daerah Angkatan II yang digelar Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Makassar, Senin (6/7/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. Muhammad Fadli, mengatakan inovasi penanggulangan bencana harus mampu menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar berorientasi pada penghargaan.
“Selama ini paradigma penanggulangan bencana lebih banyak berorientasi pada penanganan setelah kejadian. Maka melalui inovasi SALAMA, kami ingin mengubah pendekatan itu dengan membangun kesiapsiagaan sejak usia dini,” ujar Fadli.
- Munafri Pastikan Pemkot Makassar Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Bergerak Lewat Donasi
- Sindir Husniah, Pengacara Khaerul Aco Sebut Preseden Buruk Jika Pejabat Publik Lakukan Manipulasi Data
- TP PKK Perkuat Kelembagaan, Kukuhkan Pengurus Koperasi PKK Jeneponto Bahagia
- Kalla Toyota Bukukan Penjualan Rp12,55 Miliar, Minat Mobil Hybrid Makin Tinggi
- Siapkan 8 Pilot Kapal Ahli di Indonesia Timur, PJM Gandeng TNI AL dalam Pendidikan Pandu Tingkat II
Menurutnya, penguatan inovasi SALAMA tidak hanya difokuskan pada kelengkapan administrasi dan penyusunan evidence atau bukti dukung penilaian, tetapi juga pada peningkatan kualitas program serta perluasan implementasi di sekolah-sekolah.
“Hingga pertengahan 2026, program tersebut telah menjangkau 18.090 anak di Kota Makassar,” jelasnya.
Forum Riset dan Inovasi Daerah tersebut merupakan bagian dari pendampingan intensif bagi perangkat daerah dalam mempersiapkan dokumen dan bukti dukung inovasi untuk penilaian IGA 2026.
Dalam forum itu, BPBD Kota Makassar mendapat pendampingan untuk memastikan seluruh indikator penilaian inovasi terdokumentasi secara komprehensif, mulai dari aspek kebaruan, manfaat, efektivitas, dampak, keberlanjutan, hingga potensi replikasi program di daerah lain.
SALAMA dikembangkan oleh Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Makassar sebagai jawaban atas pentingnya edukasi kebencanaan yang lebih dekat dengan dunia anak-anak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
