Semangati 59 Pegawai KPK, Fahri Hamzah Ngaku Dulu Dipecat PKS Tanpa Tes, Wawasan dan Kebangsaan

Terkini.id, Jakarta – Mantan politikus PK, Fahri Hamzah menyemangati 56 pegawai KPK yang bakal diberhentikan lantaran tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK). 

Wakil Ketua Partai Gelora itu menyampaikan, dirinya juga dulu dipecat dari PKS tanpa tes wawasan kebangsaaan.

“Aku juga pernah dipecat. Tapi tanpa test. Tanpa wawasan. Tanpa kebangsaan. Bahkan tanpa agama menurutku. Lalu aku lawan saja sendiri. Alhamdulillah aku menang melawan mereka yang bersekongkol dari belakang. Jangan putus asa kawan! Jangan mudah patah! Jangan mudah dikalahkan!,” tulis Fahri, dalam kicauannya di Twitter, Kamis 19 September 2021 kemarin

Baca Juga: Ogah Jadi Jubir Presiden Jokowi, Fahri Hamzah: Saya Mau Pensiun...

Fahri mengungkapkan, 56 pegawai KPK yang dihentikan merupakan petarung yang berperang melawan korupsi. Dia berharap para pegawai itu tidak lantas menyerah setelah diberhentikan.

“Saya memberikan semangat kepada para mantan pegawai KPK sebagai para petarung yang saya kenal mereka memang orang orang yang di dalam jiwanya itu penuh dengan keinginan untuk berperang melawan korupsi, saya tetap memberikan semangat supaya mereka tetap berjuang meskipun mereka tidak lagi di KPK,” ujarnya.

Baca Juga: Posisi Jubir Presiden Sedang Lowong, Saling Dorong pun Terjadi antara...

Fahri mengatakan perjuangan melawan korupsi tidak hanya di KPK. Fahri meminta pegawai KPK tetap memiliki rasa semangat melawan korupsi.

“Karena, mungkin kita bisa berperang melawan korupsi dengan cara kita masing-masing, tapi kalau kita masuk ke dalam sistem hukum, institusi penegakan hukum, emang dia memerlukan cara dan prasyarat yang ketat,” ujarnya.

“Oleh sebab itu, saya nggak mau mereka kehilangan semangat, saya ingin mereka tetap berjuang, saya ingin mereka tetap sebagai petarung-petarung yang gigih, dan karenanya lah saya memberikan semangat kepada mereka,” lanjut Fahri.

Baca Juga: Posisi Jubir Presiden Sedang Lowong, Saling Dorong pun Terjadi antara...

Diberitakan sebelumnya, KPK akan memberhentikan 56 pegawainya yang tak lolos dalam TWK secara hormat per tanggal 30 September 2021. Kini telah memasuki pertengahan bulan September, sehingga Novel Baswedan dkk tinggal hitungan hari bekerja di KPK.

“Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021.

 LMemberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di KPK, Rabu 15 September 2021.

Bagikan