Sembuh dari Covid-19, Ini Gejala Sisa yang Dialami Penderitanya

Sembuh dari Covid-19, Ini Gejala Sisa yang Dialami Penderitanya

AT
Admin Terkini
Oliviane Nuah

Tim Redaksi

Menurut Khan, gejala kelelahan yang luar biasa dialami pasien beberapa minggu atau beberapa bulan setelah dinyatakan sembuh.

Penelitian tentang Covid-19 juga menemukan dari 87% pasien mengalami salah satu gejala menetap.

 Stephen Smith umur 64 tahun asal Boise, Idaho, Amerika Serikat, salah satu pasien yang memiliki gejala bertahan paling beda.

Setelah perjalanan dinas ke Asia, ia merasakan demam, infeksi usus, kerontokan rambut, jempol kaki membengkak dan sakit kepala, dan ia dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Anehnya, tujuh bulan setelahnya, ia masih merasakan sakit tersebut dan seperti ingin membunuhnya.

Baca Juga

Warga lainnya MC Cafferty usia 48 tahun, lima bulan terinfeksi dan masih merasakan gejala sesak nafas dan sangat kelelahan. Ia mengaku sulit naik tangga dan kesulitan pergi ke toilet karena merasa kehabisan nafas.

Kondisi tersebut membuanya menangis dan marah, hari-harinya terasa sangat buruk dan ia merasa tidak memiliki energi.

Ia juga mengaku bisa tidur selama 9-10 jam pada malam hari tetapi setelah bangun tulangnya terasa remuk, terlalu lelah untuk bangkit bahkan ia bisa jatuh pingsan. Otaknya terasa seperti berkabut, ketika berbicara dengan orang lain ia merasa tiba-tiba lupa apa yang harus ia katakan

Cafferty mengungkapkan, rasa tidak pasti yang menghantuinya, sehingga membuatnya bertanya-tanya apa yang akan dilakukannya dalam menjalani hidup dengan kondisi seperti itu. Saat akan tidur, ia selalu berdoa agar keesokan harinya bisa menemukan dirinya memiliki kondisi yang lebih baik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.