Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean saat ini sedang ramai diperbincangkan publik terkait dugaan penistaan agama yang ia lakukan.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ia mencuit sesuatu terkait ‘Allahmu lemah’ yang lantas menimbulkan kemarahan bagi banyak pihak.
Nah, sebelumnya Pendeta Gilbert Lumoindong sempat ‘membela’ Ferdinand Hutahaean dan bahkan meminta maaf sebagai sesama umat Kristiani.
Namun, belakangan Ferdinand Hutahaean justru memberikan pengakuan mengejutkan terkait dirinya yang katanya sudah mualaf sejak 2017 silam.
Terkait hal tersebut, Pendeta Gilbert Lumoindong meminta umat Kristiani untuk tenang dan sejuk merespons cuitan Ferdinand Hutahaean.
- Kritik Indonesia Hanya Bela Palestina, Pendeta Gilbert Lumoindong: Ketika Israel Diserang Malah Bungkam
- Pendeta Gilbert Bela Putri Candrawathi Buat Ayah Brigadir J Murka
- Tegur Ustadz Khalid Basalamah Soal Umat Kristiani Sembah Patung, Pendeta Gilbert: Ustadz Sudah Offside
- Doakan Anies Baswedan, Pendeta Gilbert Lumoindong Langsung Dituding Kadrun, Netizen Singgung Dana Hibah
- Terlanjur Gaduh, Pendeta Gilbert Soal Cuitan Ferdinand: yang Pasti Bukan Dari Umat Kristiani
Status Ferdinand yang mualaf, menurut Pendeta Gilbert, sudah jelas cuitan yang dimaksud Ferdinand adalah Allah dalam konteks iman Islam, bukan menyinggung Allah dalam iman Kristen.
Oleh karena itu, Pendeta Gilbert sekarang bicara bukan lagi mewakili Ferdinand untuk meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia. Sebab, ternyata Ferdinand mengaku mualaf.
“Dalam hal ini buat saya, sebagai umat Kristen, tak merasa terganggu karena jelas kalimat itu tidak ditujukan kepada kami,” ungkapnya, dikutip dari Suara, jaringan terkini.id, pada Selasa, 11 Januari 2022.
“Ya karena Allah kami dalam iman kami Allah tidak lemah, Allah nggak perlu dibela dan karena itu tak perlu dikasihani.”
Pendeta Gilbert pun menyarankan umat Kristiani untuk tidak reaktif dengan pernyataan Ferdinand setelah terungkap ia sudah mualaf.
“Saran saya pertama ke umat Kristiani, sudah jelas bahwa sesuai pengakuan beliau itu lagi bicara diri sendiri,” ujarnya.
“Kedua, beliau pasti bukan bicara tentang Allah kita (Allah dalam iman Kristen) karena deskrispsinya tidak menggambarkan Allah kita.”
Pendeta Gilbert lantas meminta betul umat Kristiani untuk damai saja merespons cuitan kontroversial Ferdinand itu karena sudah jelas dengan pengakuan mualaf yang bersangkutan.
“Biarlah kita umat Kristiani sejuk-sejuk saja menanggapinya karena ya akhirnya jelas buat kita dia bicara untuk dirinya sendiri.”
Pemuka Kristen itu menegaskan bahwa umat Kristiani tak perlu baper dengan kicauan Ferdinand tersebut, meski dalam menyampaikan cuitan itu Ferdinand sudah memeluk Islam.
“Dan kalaupun ada yang mengaitkan, ‘wah bagaimana perasaan umat Kristen gimana tuh’, wah enggak tuh, kita enggak merasa sama sekali. Dia sedang tidak bicara tentang Allah kita, yang mana kita percaya Allah kita kuat, dahsyat, san luar biasa.”
Lebih lanjut, Pendeta Gilbert lalu menyarankan (sebaiknya) ditutup saja kasusnya lantaran jelas Ferdinand mengaku mualaf.
“Karena sudah cukup gaduh bangsa ini. Memang ada laporan dari Ketua KNPI, Haris Pertama itu, jadi sudahlah karena beliau mualaf, karena itu dia harusnya bicara dalam kapasitas Allahku berarti Allah yang ia imani dalam agama barunya, sebagai Allah yang kuat.”
Ia juga berharap urusan Ferdinand itu bisa diselesaikan secepatnya, dengan damai kalau bisa, karena menurutnya, sudah cukup bangsa ini dibuat gaduh dengan kicauan Ferdinand tersebut.
“Ketua KNPI kan Muslim ya, jadi ya sudahlah kalau dalam istilah Indonesia Timur, dong deng dong. Mereka dengan mereka, biarlah silaturahmi saja, saling memahami, memaafkan, dan enggak usah bikin gaduhlah republik ini. Semoga segera dapat damai,” tandas Pendeta Gilbert.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
