Terkini.id, Makassar – Masa depan kelanjutan proyek Rumah Sakit Batua yang mangkrak akibat dikorupsi akan ditentukan hasil audit fisik oleh tim khusus yang ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar. Tim teknis tersebut kemungkinan akan terdiri dari tiga kampus, yaitu Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Muslim Indonesia (UMI), dan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Makassar, Nursaidah Sirajuddin, tim teknis akan menentukan apakah gedung tersebut layak diteruskan pembangunannya, dan berapa lantai yang akan diajukan dalam anggaran fisik.
“Jadi tim teknis yang nilai itu layak berapa lantai, kalau memang dilanjutkan, tergantung tim teknisnya. Dari kajian tim teknis kemudian berapa yang akan diajukan di APBD (fisik),” kata Ida, sapaan akrabnya, Selasa, 7 Maret 2023.
Menurutnya, Aparat Penegak Hukum atau APH juga telah memberikan sinyal hijau untuk melanjutkan pembangunan proyek tersebut. Ia mengatakan hal itu menjadi kabar baik setelah masyarakat wilayah Batua menunggu kepastian pembangunan selama beberapa tahun.
Meski demikian, penganggaran untuk audit fisik belum dimasukkan dalam APBD 2023. Kemungkinan baru akan diajukan pada Perubahan APBD 2023 mendatang setelah hasil audit dari tim teknis diperoleh.
Pembangunan RS Batua sebelumnya telah mengalami tarik ulur di Pemerintah Kota Makassar. Tahap satu gedung tersebut telah menelan anggaran sebesar Rp25 miliar.
Sayangnya untuk tahap dua, tak kunjung dilakukan hingga akhirnya tersandung kasus korupsi. Kemudian penganggaran beberapa kali sempat diajukan sejak 2019 dengan anggaran yang variatif.
Terakhir penganggaran sempat diajukan Rp10 milliar pada APBD 2022. Hanya saja, hingga akhir masa anggaran pengajuan fisik gedung itu tak kunjung dilakukan lantaran kasus korupsi yang membelit.
Terpisah, Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi, meminta pelaksanaan audit fisik RS Batua dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya, hal itu sangat merugikan masyarakat bila gedung senilai Rp25 milliar itu total loss. Dia pun meyakini beberapa bagian gedung tersebut masih kokoh kendati tampak rapuh.
“Paling tidak setelah diaudit ada rekomendasi dari komponen gedung yang masih bisa dimanfaatkan,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
