Terkini.id, Jakarta – Mantan Presiden Republik Indonesia Soekarno pernah mempertanyakan alasan dirinya ditahan di Wisma Yaso, Jakarta Selatan.
Guntur Soekarnoputra bercerita bahwa sang proklamator merasa dirinya tidak melakukan kesalahan apapun, lalu mengapa ia harus ditahan.
“Kadang-kadang Beliau (Soekarno) bilang, ini saya nih kenapa kok mesti ditahan di Wisma Yaso? Salah saya tuh apa sebenarnya?” ucap Guntur sambil mempraktikan ucapan sang ayah pada Jumat 29 Oktober 2021.
Dalam acara Jaya Suprana Show bertajuk “Guntur Soekarnoputra – Buku Catatan Merah” ia menilai bahwa ayahnya cukup sabar dalam menghadapi realitas politik yang berubah drastis kala itu.
“Kalau menurut saya Bapak cukup tabah menghadapi segala macam cobaan itu,” tuturnya.
Guntur menyebutkan pengasingan hingga turunnya sang ayah dari bangku kepemimpinan bukanlah hal yang wajar. Ia paham betul karena pada saat itu ia menyaksikan sendiri dan juga aktif dalam organisasi kemahasiswaan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
“Jatuh atau turunnya (Soekarno) itu kan tidak wajar. Kalau saya bilang menggunakan istilah itu didongkel,” pungkasnya.
Diketahui dalam buku Bung Karno dalam Pergulatan Pemikiran karya Syamsu Hadi, salah satu orang yang menyarankan Soeharto agar mengizinkan Bung Karno dipindah ke Wisma Yaso adalah Mohammad Hatta. Hatta berharap kepindahan Soekarno ke Wisma Yaso agar Soekarno mendapatkan ketenangan seperti dirumah sendiri.
Namun, niat baik Hatta tidak tersampaikan dengan baik. Meskipun Soeharto memindahkan Soekarno ke Wisma Yaso, akan tetapi selama di rumah itu Bung Karno dilarang berhubungan dengan dunia luar serta dijaga ketat. Bahkan sangat sulit bagi keluarga dan kerabat untuk menemuinya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
