Terkini, Makassar – Makassar International Eight Festival and Forum (F8) 2024 akan kembali digelar dengan nuansa baru. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang bertempat di Anjungan City Pantai Losari, F8 Makassar 2024 akan memindahkan panggung utamanya ke Kawasan Tugu MNEK, Center Point of Indonesia (CPI).
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, atau yang akrab disapa Danny Pomanto, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi ini bertujuan untuk memberikan suasana baru dan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.
“Konsepnya berbeda kali ini; kami ingin memanfaatkan pemandangan kota yang lebih luas dan spektakuler,” ujar Danny Pomanto, Jumat, 21 Juni 2024.
Dengan memindahkan panggung utama ke Tugu MNEK, para tamu, peserta, dan pengunjung F8 Makassar akan disuguhkan pemandangan Kota Makassar dari dua sisi, yaitu sisi lama dan sisi baru. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih berkesan bagi mereka.
Meskipun F8 diselenggarakan oleh pihak swasta, yaitu PT Festival Delapan Indonesia, Pemerintah Kota Makassar tetap memberikan dukungan penuh. Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah dengan menjamu para tamu dan mengajak mereka makan malam di atas Kapal Pinisi.
- Living Lab Ekonomi Sirkular: Kemitraan Universitas Negeri Makassar dan TPS3R Karebosi Didukung oleh Program Bestari Saintek 2026
- MAF Polbangtan Kementa Vol. 7 Edisi 25 Dorong Transformasi Pengendalian OPT Modern untuk Produktivitas Pertanian Nasional
- Yayasan AHM Berikan Penghargaan kepada Tiga Bengkel Binaan Berprestasi
- Perkuat Budaya Keselamatan Laboratorium, Polbangtan Kementan Gelar Workshop Pengelolaan Limbah B3
- New Honda BeAT Tampil Lebih Ekspresif dengan Warna dan Striping Baru
“F8 itu sudah swasta. Tapi menerima tamu, makan malam harus tetap kita (Pemkot) yang laksanakan karena memang kita punya urusan itu,” jelas Danny.
Lebih lanjut, Danny mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk meminta izin ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemegang otoritas pengelolaan wilayah laut dan pesisir di Kawasan Tugu MNEK untuk melakukan penggalian guna membangun dermaga sebagai tempat bersandar kapal Pinisi.
Penggalian tersebut perlu dilakukan karena kedalaman air di sekitar Tugu MNEK dangkal dan tidak memungkinkan kapal Pinisi untuk bersandar secara langsung.
“Di situ kan ada standarnya. Harus ada dermaga kecil di situ, itu yang perlu kita persiapkan. Dangkal di situ, bukan event organizer yang gali tapi Pemkot,” tutup Danny.
Pembangunan dermaga Pinisi di Tugu MNEK diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi F8 Makassar 2024 dan sekaligus mempermudah akses bagi para tamu untuk menikmati makan malam di atas kapal Pinisi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
