Terkini.id, Jakarta – Habiburokhman, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, beri respons pernyataan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa wajar jika seorang rakyat mencari wakilnya. Habiburokhman menilai Fahri Hamzah seraya mengembuskan isu Fadli Zon hilang.
“Pernyataan Pak Fahri Hamzah semakin membingungkan. Saya yang masih hijau di politik ini,” ujar Habiburokhman kepada wartawan, Minggu 28 November 2021.
Belakangan ini, Fahri memang vokal mencari keberadaan Fadli Zon yang hilang dari Twitter usai ditegur Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Fahri mengingatkan bahwa rakyat memang memiliki tugas untuk mengawasi wakilnya.
Akan tetapi, Habiburokhman memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya, rakyat tidak harus tahu keberadaan wakilnya secara pribadi.
“Keren sekali teori politik bahwa setiap pejabat publik harus ketahuan posisinya secara pribadi di mana,” ujar dia.
- Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP, Fahri Hamzah: Welcome To The Club!
- Sindir DPR, Fahri Hamzah: Masa Saya Terus yang Kritik Jokowi?
- Beredar Video Fahri Hamzah Sebut Anies Baswedan Nggak Berani Ngomong Ekstrim
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Soal 'Bandar Belum Deal' Fahri Hamzah Dapat Serangan Balik
“Kalau yang pernah saya dengar hanya sebatas pejabat publik harus ketahuan kerjanya apa,” sambungnya, dikutip dari Detikcom.
Bukan hanya itu, Habiburokhman juga menuturkan bahwa jumlah anggota DPR periode 2019-2024 berjumlah 575 orang. Anggota Komisi III DPR itu mempertanyakan mengapa Fahri hanya mempertanyakan keberadaan satu anggota DPR saja, yakni Fadli Zon.
“Ada 575 anggota DPR, yang ditanya hanya Pak Fadli seorang. Kenapa juga beliau nggak tanya di mana posisi 574 anggota DPR satu per satu,” sebutnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman menilai Fahri malas bertanya langsung ke Fadli Zon. Terlebih, sebut dia, Gerindra sudah mengungkapkan keberadaan Fadli Zon.
“Pak Fahri saja yang kemarin malas bertanya langsung ke Pak Fadli, seraya mengembuskan isu seolah Pak Fadli hilang,” tutur Habiburokhman.
“Ketika kami jelaskan posisi dan apa yang dikerjakan Pak Fadli, yakni menjalankan fungsi diplomasi kedewanan di Madrid, sekarang bilang seolah kami enggan dikritik,” lanjut anggota DPR dapil DKI Jakarta I itu.
Meskipun demikian, Habiburokhman menekankan bahwa Gerindra tak mempersoalkan kritikan Fahri Hamzah.
Waketum Gerindra bidang Hukum dan Advokasi itu menjelaskan respons Gerindra merupakan bentuk penghargaan untuk Fahri Hamzah.
“Kami menanggapi kritik Pak Fahri bukan berarti kami enggan dikritik. Justru itu bentuk penghargaan kami kepada dia sebagai bagian dari publik. Harus dipahami bahwa, selain memiliki hak untuk bertanya dan didengarkan, publik juga berhak mendapat penjelasan,” terangnya.
Seperti diketahui, Fahri Hamzah sempat meminta pihak DPR menjelaskan keberadaan Fadli Zon. Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI itu memang sempat hilang dari Twitter selama dua pekan.
“Pejabat publik memang harus ketahuan lagi di mana. DPR harusnya memberikan keterangan resmi tentang pejabat publik yang dicari masyarakat,” kata Fahri Hamzah saat dihubungi, Sabtu 27 November 2021.
Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon akhirnya buka suara setelah hilang di media sosial selama dua pekan. Fadli mengungkap kabarnya terkini yang sedang berada di Madrid, Spanyol.
“Saya mengikuti Sidang Inter Parliamentary Union (IPU) ke-143 di Madrid,” kata Fadli Zon kepada detikcom, Sabtu 27 November 2021 kemarin.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
