Seorang Pria Minta 300 Ayat Al-Qur’an Dihapus, Waketum PAN: Segera Tangkap!

Seorang Pria Minta 300 Ayat Al-Qur’an Dihapus, Waketum PAN: Segera Tangkap!

R
Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video memperlihatkan seorang pria yang meminta 300 ayat Al-Qur’an dihapus viral di medsos.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mendesak aparat segera menangkap pria tersebut. Menurutnya, pernyataan pria tersebut termasuk dalam penistaan agama.

“Videonya sudah viral dan jelas-jelas menista umat Islam. Aparat harus segera menangkap dan menindak tegas Pendeta Saefudin Ibrahim,” ujar Yandri, Rabu 16 Maret 2022.

Selanjutnya, wakil ketua umum PAN tersebut juga mengecam pernyataan pria di dalam video yang menyatakan bahwa pesantren sebagai sumber dari teroris.

“Saya mengecam Pendeta Saefudin Ibrahim yang mengatakan pesantren sebagai sumber teroris. Pernyataan ini menyakiti ulama dan kiai yang selama ini mendidik para santri untuk mengabdi pada umat, bangsa dan negara,” ungkapnya, dilansir dari Detikcom.

Selanjutnya Yandri juga menegaskan, bagi umat Islam di Indonesia masalah toleransi sudah selesai dengan komitmen untuk saling menghormati antarumat beragama.

“Jangan beri ruang sedikit pun bagi mereka yang mengusik dan memprovokasi kehidupan beragama yang sudah berjalan baik di Indonesia,” imbuhnya.

Seperti yang diketahui bahwa sebuah video yang memperlihatkan seorang pria meminta 300 ayat Al-Qur’an dihapus viral di medsos. Polisi tengah mendalami video viral tersebut.

Dalam video tersebut, terlihat seorang pria mengenakan kaus hitam sedang berbicara tentang terorisme dan radikalisme. Dia juga berkata supaya menteri agama mengatur kembali kurikulum di pondok pesantren (ponpes).

“Karena sumber kekacauan itu adalah dari kurikulum yang tidak benar bahkan kurikulum-kurikulum di pesantren, Pak, jangan takut untuk dirombak. Bapak periksa, ganti guru-gurunya, yang karena pesantren itu melahirkan kaum radikal semua,” kata pria tersebut dalam video.

Selain itu, dia mengatakan terdapat 300 ayat di Al-Qur’an yang memicu sikap intoleran, sikap radikal, hingga membenci orang lain yang berbeda agama. Dia meminta 300 ayat tersebut dihapus.

“Bahkan kalau perlu, Pak, 300 ayat yang menjadi pemicu hidup intoleran, pemicu hidup radikal dan membenci orang lain karena beda agama itu di-skip atau direvisi atau dihapuskan dari Al-Qur’an Indonesia. Ini sangat berbahaya sekali,” kata pria tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.