Terkini.id, Makassar – Serapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Makassar masih rendah. Banyak proyek infrastruktur yang belum jalan. Pemerintah kota pun mendapat sanksi.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku marah dengan hal tersebut. Ia mengatakan akan melakukan perombakan struktur jabatan pada tanggal 27 Agustus 2021.
Ia menyebut kendala pemerintah kota yang menyebabkan serapan anggaran rendah adalah pada kabinet pemerintahan yang lamban bekerja.
“Semua orang mengeluh. Ini kabinet sekarang kan di set bukan untuk kita. Di set dengan pikirannya yang dulu-dulu. Makanya mesti di set-up (dipersiapkan),” kata dia.
Setelah melakukan perombakan, Danny mengaku pemerintah kota akan mampu berlari kencang.
Selain itu, ia mengatakan pemerintah kota menunggu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) rampung.
“Begitu baru bisa jalan. Susah memang kalau tanpa RPJMD karena kita kan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM) dan harus ada perubahan,” ucapnya.
Danny berharap permasalahan tersebut dapat rampung dalam 1 bulan ke depan setelah terjadi perombakan jabatan.
“Insyaallah setelah itu kita akan berlari kencang,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
