Terkini.id, Jakarta – Setelah masalah utang piutang dengan Anies Baswedan selesai, politikus Partai Gerindra Sandiaga Uno mengeluhkan mahalnya biaya Pilpres dan Pilgub di Indonesia.
Dalam perbincangannya dengan pakar hukum tata negara Refly Harun, Sandiaga Uno mengungkapkan dana untuk menjadi kandidat dalam Pilpres dan Pilgub bisa mencapai triliunan rupiah.
“Itu saya laporkan di LHKPN, angkanya saya lupa tapi hampir Rp300 Miliar,” ujar Sandiaga Uno, dilansir dari YouTube Refly Harun, Selasa 14 Februari 2023.
“Itu juga saya laporkan habis Rp600an miliar,” lanjutnya.
Walaupun begitu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini tidak menyesal telah terjun ke dalam dunia politik.
- CEK FAKTA: Kejutan, Sandiaga Uno Resmi Dampingi Anies Baswedan
- Bantah Tudingan Berutang ke Sandiaga Uno, Anies Baswedan Singgung Pihak Ketiga
- NasDem Minta Sandiaga Uno Klarifikasi Ucapan Erwin Aksa Tentang Utang Anies Baswedan
- Soal Janji Politik Anies-Prabowo, Politikus PKB Kecam Sandiaga Uno
- Pernah Dibantah, Sandiaga Uno Benarkan Janji Politik Prabowo Subianto-Anies Baswedan
“Dan memang kalau di politik itu kalau kita mau mandiri yah harus berani keluarkan uang sendiri,” katanya.
Disisi lain, salah satu kader dari Partai Persatuan Pembangunan alias PPP mengumumkan ketertarikan pihaknya untuk menggaet Sandiaga Uno dalam Pilpres 2024 nanti.
Bahkan PPP menyebutkan kalau Ketua Umum Partai Gerindra telah menyetujui hal tersebut.
“Pak Sandi diberikan izin dari Pak Prabowo untuk bergabung bersama Partai Persatuan Pembangunan untuk mendukung perjuangan Partai Persatuan Pembangunan, setuju?” tanya Mardiono selaku Plt Ketua Umum PPP kepada pendukungnya.
“Siap,” jawab simpatisan PPP.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
