Terkini.id, Makassar – Distribusi air dari Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar di 9 kecamatan akan terhenti, mulai 12 Oktober 2023 hingga batas waktu tak ditentukan.
Berhentinya distribusi air bersih dari PDAM Makassar di 9 kecamatan tersebut dikarenakan kadar klorida pada air baku masih tinggi.
Tingginya kadar klorida itu disebabkan oleh dampak kekeringan pada saluran sumber air baku di Jalan Abdullah Dg Sirua, Makassar.
Akibatnya, IPA 3 dan IPA 2 PDAM Makassar mengalami gangguan produksi air bersih sementara sampai kadar klorida kembali normal.
“Informasi Gangguan. Terhitung dari tanggal 12 Oktober 2023 – Sekarang. Dikarenakan kadar klorida pada air baku masih tinggi diakibatkan kekeringan pada saluran sumber air baku di jalan Abdullah dg sirua, Maka IPA 3 dan IPA 2 akan mengalami gangguan produksi sementara sampai kadar klorida normal kembali,” demikian penyampaian PDAM Makassar, dikutip terkini.id dari unggahan akun Instagram @perumdairminum.kotamakassar, Sabtu, 14 Oktober 2023.
- Komitmen Jaga Kualitas Air, PDAM Makassar Bersihkan Saluran Air Baku
- Berkat MaKaPro, PDAM Makassar Berhasil Turunkan Tingkat Kehilangan Air
- PDAM Makassar Ungkap Penyebab Suplai Air Menurun, Pulsator Pompa di Bendungan Lekopancing Dipenuhi Lumpur
- Tekan Persentase Kehilangan Air, PDAM Makassar Jalin Kerja Sama dengan Pemerintah Kota Kawasaki Jepang
- Krisis Air Tiap Kemarau, PDAM Kota Makassar Beri Solusi Terbaik untuk Daerah Utara Kota
“Adapun dampak dari gangguan ini menyebabkan terhentinya distribusi air bersih ke pelanggan,” sambungnya.

Sembilan kecamatan di Kota Makassar yang terdampak penghentian sementara air bersih PDAM Makassar akibat gangguan tersebut, yakni:
– Kecamatan Tamalanrea
– Kecamatan Biringkanaya
– Kecamatan Tallo
– Kecamatan Bontoala
– Kecamatan Ujung Tanah
– Kecamatan Wajo
– Kecamatan Makassar (Sebagian)
– Kecamatan Panakkukang (Sebagaian)
– Kecamatan Manggala
Pihak PDAM Makassar pun menyampaikan permohonan maafnya kepada pelanggan atas gangguan tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan pelanggan yang terkena dampak,” tulisnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
