Masuk

Simak! Inilah Alasan Pemerintah Tiadakan Formasi CPNS 2022 dan Fokuskan PPPK

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Di tahun 2022 ini sebuah isu beredar bahwa pemerintah akan focus merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Terkait hal tersebut, Tjahjo Kumolo Menteri PANRB menyebutkan bahwa di tahun ini pemerintah tidak akan menyediakan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Namun, kata Tjahjo pemerintah saat ini tengah merumuskan berbagai kebijakan dasar pelaksanaan dari seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2022.

Baca Juga: Tahapan Seleksi PPPK Tenaga Teknis Dimulai 21 Desember 2022

Kendati demikian, isu tersebut benar bahwa pemerintah tidak akan membuka formasi CPNS di tahun 2022.

Pasalnya, Tjahjo juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini akan focus membuka lowongan seleksi CASN formasi PPPK.

“Untuk Seleksi CASN Tahun 2022, pemerintah fokus melakukan rekrutmen PPPK, dan di tahun ini, formasi untuk CPNS tidak tersedia. Untuk itu, berbagai kebijakan tengah disusun sebagai dasar kebijakan dalam pelaksanaan Seleksi CASN tahun 2022 ini,” jelas Menteri Tjahjo.

Baca Juga: Siap-siap, Jadwal Seleksi PPPK Tenaga Kesehatan 2022 Akan Segera Dimulai

Menteri Tjahjo mengatakan, kebijakan untuk merekrut PPPK ini berkaca dari kebijakan yang diimplementasikan oleh beberapa negara maju. Dilansir dari Galamedia, Jumat, 21 Januari 2022.

Kebijakan tersebut adalah jumlah ASN yang jumlah civil servant atau pembuat kebijakan (PNS) lebih sedikit, dan jumlah government worker/public services (PPPK) lebih banyak.

 “Mengacu kepada hal contoh baik tersebut, maka pemerintah Indonesia perlu mengikuti langkah yang telah dilakukan oleh berbagai negara maju sebagai langkah memodernisasi birokrasi secara cepat,” jelas Tjahjo.

Mantan Menteri Dalam Negeri ini pun mengatakan, keputusan rekrutmen PPPK pada tahun ini telah tertuang dalam Surat Menteri PANRB No. B/1161/M.SM.01.00/2021 tertanggal 27 Juli 2021 perihal Pengadaan ASN Tahun 2022.

Baca Juga: Mekanisme Seleksi PPPK Nakes 2022 Terbit, Honorer K2 dan Non-K2 Dapat Afirmasi

Adapun Seleksi CASN 2022 akan difokuskan untuk merekrut tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan tenaga penyuluh.

Sementara, hingga saat ini dari sekitar empat juta ASN, lebih dari sepertiganya menempati jabatan pelaksana.

Dengan adanya transformasi digital, maka diperkirakan kebutuhan akan jabatan pelaksana akan berkurang sekitar 30-40 persen.

Oleh karena itu, perlu strategi alih tugas dengan upskilling dan re-skilling agar jabatan pelaksana yang masih ada dapat melaksanakan pekerjaannya ke depan.

Tjahjo juga menyebutkan bahwa pertimbangan lain untuk tidak membuka formasi CPNS pada Seleksi CASN 2022 adalah mengenai keterbatasan waktu.

Ia mengatakan bahwa rangkaian pelaksanaan seleksi CPNS relatif membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan PPPK.

Sehingga, jelas Tjahjo, dikhawatirkan tidak akan selesai tepat waktu jika membuka formasi CPNS pada tahun ini.

Namun, bukan sepenuhnya formasi CPNS dihilangkan dalam Seleksi CASN Tahun 2022. Formasi CPNS masih tetap dibuka melalui skema sekolah kedinasan.

Formasi CPNS juga dapat dibuka kembali secara terbatas pada tahun 2023 yang tentunya mengikuti arah kebijakan untuk tahun 2023.