Terkini.id, Jakarta – Habib Rizieq Shihab diketahui melaksanakan sidang lanjutan kasus kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa 23 Maret 2021.
Simpatisan Habib Rizieq dikabarkan sempat ngamuk-ngamuk di luar pengadilan karena tak diizinkan masuk oleh aparat.
Simpatisan tersebut adalah ibu-ibu yang marah dan geram bahkan sampai menangis kejar karena mengaku mendapat kekerasan dari kepolisian.
Simpatisan Habib Rizieq tersebut diketahui diminta untuk tidak bisa menerobos masuk oleh aparat.
Tak terima akan hal itu, seorang ibu-ibu pun berpesan kepada seseorang untuk rapatkan barisan.
- Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah
- Habib Rizieq Sebut Akan Bawa Kasus KM 50 ke Forum Luar Negeri
- Ketemu Habib Rizieq, Ustadz Abdul Somad: Beliau Tak Pernah Rugikan Negara
- Kasus Brigadir J Dikaitkan KM 50, Habib Rizieq: Allah Punya Cara Indah yang Gak Terlintas di Benak Kita!
- Alvin Lim: Habib Rizieq Benar, Kasus KM 50 Penuh Rekayasa
Awalnya, ibu-ibu sempat cekcok dengan aparat kepolisian yang sedang berjaga sekitar pengadilan hal tersebut karena aparat meminta kepada massa untuk tidak berada di depan PN Jakarta Timur dan pindah ke lokasi lain.
Ibu-ibu yang tetap memaksa untuk masuk akhirnya melakukan aksi saling dorong dengan Polwan yang berjaga.
Akibat dari insiden tersebut, salah satu ibu-ibu menangis tak terima dirinya karena dorongan dari aparat.
Hal tersebut terlihat dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @Ar1Pangeran, terlihat ibu-ibu menggunakan jilbab berwarna coklat muda menangis sembari menghubungi seseorang.
Ibu-ibu tersebut terlihat mengadu kepada seseorang melalui telepon genggamnya.
Ia mengaku bahwa dirinya menerima kekerasan dari pihak aparat kepolisian. Selain itu, dia juga mengklaim ayahnya adalah seorang polisi namun tidak pernah bertindak keras kepada dirinya.
Bahkan, ia juga sempat mengaku salah seorang keluarganya adalah anggota Kombes.
“Perlu dicatat, bikin gugatan gue, diusir-usir tahu gak, gue bukan binatang, gue bukan anjing. Gue manusia, mau gue gugat pokoknya. Gue dicengkeram, didorong kasar sampai badan gue sakit. Keluar semuanya, rapatkan barisan!,” kata ibu-ibu tersebut.
“Bapak gue polisi gak perlakukan anaknya kayak gini, pakde gue Kombes gak pernah begini, kenapa mereka begini semuanya?” imbuhnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
