Sindikat Maling di Bandara Hasanuddin, 5 Porter Lion Air Gondol Emas Penumpang

Sindikat Maling di Bandara Hasanuddin, 5 Porter Lion Air Gondol Emas Penumpang

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini, Maros Skandal pencurian menggegerkan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros. Lima porter Lion Air, yakni Andi Sukardi (25), Alfian (28), Muh Basri (33), Alwan (29), dan Tahmid (22), dicokok polisi setelah tertangkap basah mencuri emas milik penumpang.

Aksi pencurian yang dilakukan secara terorganisir ini terbongkar setelah seorang penumpang, Prof. Eliza Meiyani, melaporkan kehilangan emasnya dalam koper saat penerbangan Makassar-Yogyakarta.

Polisi yang melakukan penyelidikan mendalam akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian yang telah beroperasi selama beberapa bulan.

“Mereka bekerja secara sistematis. Ada yang bertugas di dalam pesawat untuk merusak koper, sementara yang lain mengawasi situasi di luar,” ungkap Wakapolres Maros, Kompol Andi Alamsyah, dalam konferensi pers, dilansir dari akun resmi Polres Maros, Selasa, 16 Juli 2024.

Modus operandi komplotan ini terbilang licin. Mereka memilih koper yang terlihat berharga, lalu dengan cerdik merusak resleting menggunakan serpihan koper lain. Emas yang berhasil digondol kemudian dijual di salah satu mal di Makassar.

Baca Juga

“Mereka sangat lihai dalam menjalankan aksinya. Hasil curian mereka bagi rata,” tambah Alamsyah.

Empat Bulan Beraksi

Fakta mengejutkan terungkap bahwa aksi pencurian ini telah berlangsung sejak Maret lalu. Selama empat bulan, para porter ini dengan bebas mencuri barang berharga milik penumpang tanpa terendus.

Keberhasilan polisi mengungkap kasus ini tentu saja menjadi angin segar bagi para pengguna jasa penerbangan.

Pemecatan dan Hukuman Pidana

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.