Terkini.id, Jakarta – Pengacara kondang, Eggi Sudjana melontarkan sindiran terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lantaran masih ada warga di Ibu Kota yang miskin.
Lantaran hal itu, Eggi Sudjana meminta kepada Anies Baswedan agar lebih memikirkan nasib warga Jakarta. Jika tidak, Allah tak akan ridha.
Peringatan kepada Anies itu disampaikan Eggi Sudjana di sela-sela aktivitas gowes bareng di Jakarta pada akhir pekan lalu.
Sebelum gowes, kata Eggi, dirinya rekan-rekannya di Jembatan Kuningan menyampaikan pesan ke Gubernur Anies Baswedan untuk memikirkan nasib warga miskin di Jakarta.
“Kau lihat ini Jakarta, luar biasa Jakarta dikelilingi dalam bentuk hutan beton. Satu gedung itu berapa triliun, tapi anak Jakarta masih ada yang miskin,” ujar Eggi Sudjana, dikutip dari Hops, Rabu 1 Desember 2021.
- Jokowi Absen di Sidang Ijazah Palsu, Penggugat Sindir Reunian UGM
- Penggugat Ijazah Palsu Jadi Tersangka Dugaan Penistaan Agama, Eggi Sudjana: Mengacu Pada Kasus
- Sindir Pemerintah, Eggi Sudjana: Ketuhanan yang Maha Esa Sudah Berubah Jadi Keuangan yang Maha Kuasa
- Eggi Sudjana: Ketuhanan yang Maha Esa Sudah Berubah Menjadi Keuangan yang Maha Kuasa
- Bela Terdakwa Penganiaya Ade Armando, Eggi Sudjana: Harusnya Dia Dibebaskan!
Menurutnya, masig adanya warga Jakarta yang miskin harus menhadi perhatian bagi Anies Baswedan.
“Nah ini perlu dipertanyakan gubernur ini, kenapa masih ada yang miskin. Di belakang rumah kita di Kemang, di Warung Buncit pinggir-pinggir, belakang-belakangnya masih ada yang rubuh betul? banjir lagi tapi ngakunya kota metropolitan,” tuturnya.
Ia pun menilai, Anies perlu diingatkan dengan masalah kemiskinan dan tingkat kesejahteraan warganya itu.
“Oleh karena itu kita sampaikan keluhan ini ke gubernur kita yang kita sayangi, Anies Baswedan. Harus mikirin warga Jakarta, jangan tidak sejahtera, tidak mandiri, Allah tidak ridha,” tegasnya.
Eggi dalam videonya yang tayang di kanal YouTube Mimbartube, juga sempat menyindir Anies Baswedan soal pemberlakuan aturan PPKM bagi warga Jakarta.
Menurut Eggi Sudjana, aturan PPKM yang pernah diberlakukan oleh Gubernur Anies Baswedan itu jelas membuat susah warga Jakarta.
“Kita dibuat aturan PPKM, tapi artinya bukan pembatasan tapi pelarangan, mau begini dilarang begini dilarang, mau jualan dilarang, dipentungin, ditebalikin gerobaknya itu rakyat kecil cari makan, tukang bubur didenda 5 juta,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
