Terkini.id, Jakarta – Ustaz Da’sad Latif menyindir orang-orang komunitas hijrah yang sangat gampang melabeli seseorang sebagai kafir seolah menjadi panitia hati kiamat.
Pernyataannya itu dapat dilihat dalam video yang dibagikan di Twitter oleh IndonesiaOne_ yang kemudian juga di-retweet oleh Ferdinand Hutahaean.
“Ini anak-anak ini sekarang yang komunitas-komunitas hijrah gampang sekali mengkafirkan orang,” ucap Ustaz Da’sad.
Padahal, katanya, orang-orang tersebut baru belajar agama dari satu sumber tanpa benar-benar mendalami.
“Baru belajar agama enam bulan. Itupun melalui YouTube. Baru dua menit habis kuotanya. Paham agama setengah-setengah,” kata Ustaz Da’sad.
- Benar, Beredar Video Ustaz Das'ad Latif Protes di TPS Makassar
- Masjid Ustaz Das'ad Latif Diresmikan Kamis Besok, Sekaligus Jadi Markas Kader Ulama
- Ustaz Das'ad Latif Jelaskan Mengapa Pemimpin Harus Usia 40 Tahun
- Ustaz Das'ad Latif Terbaring Sakit: Mohon Doa Agar Saya Bisa Sembuh
- Ustaz Das'ad Latif Raih Penghargaan MoeslimChoice Award 2022
“Semua orang dikafirkan. Berbeda dengan manhajnya, dia bilang ‘salah, bid’ah, masuk neraka!’ Eh, kau panitia hari kiamat?” lanjutnya.
Ustaz Da’sad melanjutkan bahwa ia juga sendiri pernah sasaran dari orang-orang yang suka mengkafir-kafirkan ini.
Menurutnya, ia sampai pernah saling berbalas dengan seseorang di facebook yang menuduhnya tidak mengamalkan sunnah hanya karena tidak memiliki jenggot.
“Ada itu anak-anak sekarang, gampang betul dia kasih bid’ah bid’ah orang. Sampai saya pun dimaki-maki di facebook, ‘apa ini ustaz Asad? Bicara sunnah-sunnah tapi kau tidak sunnah’,” katanya.
Padahal, ia tidak memiliki jenggot karena memang secara biologis, jenggotnya tidak mau tumbuh meski telah diberi minyak-minyak tertentu.
“Heh, kenapa kau tuduh saya tidak sunnah? Seenakmu kau ngomong situ! Dia bilang apa? Di Facebook, di wall saya dia bilang ‘buktinya kau tidak pelihara jenggot’,” ujar Ustaz Da’sad.
“Ih, mau diapa kalau tidak mau tumbuh? Saya sudah kasih minyak, malah marah istri saya, dia bilang kasih kotor-kotor bantal,” sambungnya yang kemudian disambut tawa oleh jemaah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
