Terkini.id, Jakarta – Sejumlah tokoh publik dan netizen secara umum dibuat heboh dengan kabar penangkapan Gubernur Sulsel, yakni Nurdin Abdullah.
Seperti yang kita tahu, Nurdin Abdullah ditangkap KPK di rumah dinasnya yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan pada Sabtu dini hari tadi, 27 Februari 2021.
Penangkapan itu tak melibatkan Nurdin seorang, melainkan beberapa orang lainnya, mulai dari ajudan hingga Sekdis PU Provinsi Sulsel.
Terbaru, Nurdin diungkap dibawa ke Jakarta sekitar pukul 07.00 WITA dan saat ini diinformasikan telah sampai di sana untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.
Hal itu rupanya turut menarik perhatian pegiat media sosial, Denny Siregar, untuk ikut menyuarakan opininya melalui akun media sosial Twitternya @Dennysiregar7.
- Pemkot Makassar-KPK Rakor Pastikan Proyek Strategis 2026 Berjalan dan Rampung
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kuota Haji ke Pansus DPR
- Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Biro Travel Haji di Sejumlah Daerah
- Wali Kota Makassar Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan SKPD Jelang Pelaksanaan Program Strategis 2026
Ia mengatakan bahwa semakin hari, jumlah uang yang dikorupsi para koruptor semakin kecil dan bahkan tak sebanding dengan risiko yang menanti.
“Makin ke sini, uang yang dikorupsi makin kecil aja. Gak sebanding sama resikonya (emoji tersenyum lebar),” cuit Denny seraya melampirkan link portal berita yang menginformasikan uang 1 miliar sitaan KPK terkait kasus Nurdin Abdullah.
Tak lama kemudian, Denny lagi-lagi mencuitkan sesuatu. Namun, kali ini cuitannya tersebut lebih terkesan menyentil KPK ketimbang fokus membahas perihal Gubernur Sulsel.
“Kenapa @KPK_RI kalo nangkep cuman dapet ikan teri, tapi kalau @KejaksaanRI selalu nangkep ikan paus?” tanyanya.
“Karena @KPK_RI dari dulu bisanya cuman nyadap-nyadap doang, trus OTT. Beritanya yang digedein. Gak sanggup kembangkan kasus korupsi yang canggih,” lanjutnya, menjawab pertnyaan retoriknya sendiri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
