Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Christ Wamea menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang mengaku tidak akan tegah memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi.
Christ Wamea menilai bahwa narasi seperti yang dikeluarkan Luhut Binsar Pandjaitan itu biasanya keluar dari mulut orang munafik.
“Narasi seperti begini itu biasa keluar dari mulut orang munafik,” katanya melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 13 November 2021.
Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan kembali membantah tudingan bahwa ia meraup untung dari bisnis tes PCR yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI).
“Saya ulangi, keputusan saya untuk kepentingan itu enggak ada. Karena semua harus diaudit melalui BPKP. Jadi enggak ada (ambil untung), enggak ada sama sekali itu, enggak ada, nol,” kata Luhut, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat, 12 November 2021.
- Christ Wamea Posting Foto Guntur Romli hingga Eko Kuntadhi: Virus Perusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa
- Sindir Keras Erick Thohir, Christ Wamea: Bocah Ini Ambisi Jadi Capres sampai Mendadak Jadi Anak Soleh
- Sentilan Balik Christ Wamea ke Ruhut: Hanya PKI yang Tahu Cara Operasi Rahasia dari Anggota PKI Itu Sendiri
- Christ Wamea: Memang Hebatnya Ahok Itu Cuma Bikin Ribut dan Gaduh
- Masyarakat Disebut Senang FPI Dibubarkan, Christ Wamea: Hanya Masyarakat yang Berpaham Komunis Saja!
Selain itu, ia juga menampik anggapan bahwa ia memanfaatkan jabatannya untuk mempermudah bisnis tes PCR.
Sebagaimana diketahui, dalam urusan pandemi, Luhut juga menjabat sebagai Koordinator PPKM Jawa-Bali.
“Ya saya bukan orang baik, banyak juga dosa saya, tapi saya pikir saya enggak sampai sejahat itu untuk memanfaatkan jabatan saya untuk keuntungan pribadi. Saya pikir enggak lah,” ujarnya.
Sebelumnya, mantan Direktur YLBHI, Agustinus Edy Kristianto menyebut bahwa sejumlah menteri di Pemerintahan Presiden Joko Widodo terlibat dalam bisnis tes PCR.
Edy Kristianto mengatakan bahwa para menteri yang ia maksud terafiliasi dengan PT GSI yang menyediakan jasa tes Covid-19.
Menurutnya, Luhut terlibat melalui dua perusahaannya, yakni PT Toba Bumi Energi dan PT Toba Sejahtra, anak PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
Selain Luhut, Edy Kristiantio juga menyebut nama Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BMUN), Erick Thohir.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
