Masuk

Sindir Noel, Yusuf Muhammad: Katanya Gak Apa-Apa kalau Jabatan Komisaris Diambil? Lah kok Sekarang Panik?

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad melontarkan sindiran keras kepada Ketua Sukarelawan Jokowi Mania (JoMan), Immanuel Ebenezer alias Noel yang telah resmi dicopot dari kursi komisaris di anak perusahaan BUMN.

Ia mengatakan bahwa Noel pernah menyebut tidak masalah jabatannya dicopot, namun kini malah menunjukkan sikap panik.

“Masih ngoceh-ngoceh nih si Noel. Katanya gpp kalau jabatan Komisaris diambil? Lha kok sekarang panik?” kata Yusuf Muhamamd melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 28 Maret 2022.

Baca Juga: Anies Baswedan Ganti RSUD Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta, Yusuf Muhammad: Bisa Disingkat RSJ

Bersama pernyataannya, ia membagikan berita berjudul “Bukan Erick Thohir! Ketua JoMan Ungkap 2 Sosok Menteri Jadi Dalang Pemecatannya: Mereka Bahayakan Jokowi, Tak Pro-Rakyat”.

Dilansir dari Suara mengaku ikhlas dipecat dan menyebut ada dua sosok menteri yang menjadi dalang pencopotan dirinya.

Ia juga menanggapi soal dugaan bahwa dirinya dipecat karena sempat menjadi saksi meringankan bagi terdakwa kasus terorisme yang juga eks pentolan FPI, Munarman.

Baca Juga: Dokter Tifa Sebut Anies Genggam 85 Persen Suara Muslim jika Putrinya Berjilbab, Yusuf Muhammad Sindir Begini

Noel menilai bahwa masalah ia bersaksi di sidang Munarman hanya sebagai “pintu masuk” atau celah dirinya bisa dicopot.

“Kasus Munarman hanya pintu masuknya (mencari celah),” ucap Noel pada Kamis, 24 Maret 2022.

Noel menyebut ada dua menteri menjadi dalang pencopotan dirinya. Namun, ia tidak menyebut secara gamblang siapa dua menteri tersebut.

“Yang pasti bukan Menteri BUMN. Beberapa Menteri ini saya sangat kritisi betul soal kebijakannya yang membahayakan Presiden Jokowi dan tak pro-rakyat,” katanya.

Baca Juga: Ada Penonton Tersungkur saat Pembatas Tribun JIS Roboh, Yusuf Muhammad: Gabener Firaun Selalu Saja Bawa Petaka

Noel menganjurkan agar publik bisa membaca jejak pernyataannya yang kritis terhadap dua pejabat tersebut.

Pasalnya, menurut Noel, dua menteri itu selalu mencari celah untuk melengserkannya.

“Saya selalu di garda terdepan untuk berpihak kepada kebenaran. Apa yang saya lakukan semata mata untuk bangsa ini, agar ada rekonsiliasi yang selalu diinginkan Jokowi,” katanya.