Sindir Oknum Agung-agungkan Napoleon ‘Mabuk Agama’, DS: Mirip Teroris, dengan Alasan Itu Boleh Gorok Leher Orang!

Sindir Oknum Agung-agungkan Napoleon ‘Mabuk Agama’, DS: Mirip Teroris, dengan Alasan Itu Boleh Gorok Leher Orang!

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial DS alias Denny Siregar turut buka suara terkait kasus penganiayaan sang penista agama yang dilakukan oleh Irjen Napoleon Bonaparte.

Hanya saja, rupanya Denny tampak tak terima Irjen Napoleon disebut sebagai pembela agama karena aksinya itu.

Itu karena Irjen Napoleon yang mengaku Muslim dan atas nama membela agama melakukan penganiayaan kepada Muhammad Kece di tahanan.

Menanggapi tindakan tersebut, Denny Siregar lantas membuat catatan khusus dan mengecam apa yang dilakukan Irjen Napoleon.

Ia juga mengungkap siapa saja kelompok yang justru membela apa yang dilakukan Irjen Napoleon, yakni FPI, HTI, dan orang-orang yang mabuk agama.

Baca Juga

Berikut catatan lengkap Denny Siregar, sebagaimana dikutip terkini.id via Netralnews pada Selasa, 21 September 2021:

PEMBELA AGAMA ? CUIHHH.. !

Lucu sekali Napoleon Bonaparte ini..

Dengan alasan membela Tuhan dan agama, dia menghajar si Kece di penjara dan melumuri wajah dan tubuhnya dengan tai manusia. Napoleon bilang, “Silahkan menghina saya, tapi jangan menghina Nabi dan Tuhan saya..”

Memangnya terima uang suap dari Joko Candra, sebesar miliaran rupiah, itu gak menghina agama, Nabi dan Tuhan anda ya, pak Napoleon ?

Memangnya dengan menghajar si Kece ini dosa anda terhapus ya ? Apa mau cuci tangan yang kotor dengan kotoran juga ?

Kacau memang pikiran manusia mabok agama kayak begini. Ini mirip dgn yang dilakukan teroris, dengan alasan membela agama dan Tuhan, mereka bahkan boleh-boleh saja menggorok leher orang.

Dan siapa yang bersimpati dan agung2kan mantan Jenderal ini ? Ya siapa lagi kalau bukan pendukung FPI, HTI dan orang2 yang mabok agama juga. Gampang banget cari simpati mereka. Lu boleh korupsi sebesar apapun juga, trus pake gamis di depan mereka, bela Tuhan dan agama, lu otomatis jadi orang yang suci.

Benar saja kata Nabi sesaat sebelum beliau meninggal, “Umatku akan banyak di akhir zaman, tapi mereka seperti buih di lautan..”

Riak sedikit dan hilang ditelan zaman..

Kopiku pahit, Jenderal!

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.