Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Gerindra, Arief Poyuono menanggapi orang yang menyebut bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bekerja keras dalam menangani Covid-19 dan memulihkan ekonomi.
Arief Poyuono menyindir bahwa orang yang mengatakan hal itu sedang ngelindur atau mengingau.
Sebab, ia menilai bahwa Jokowi telah bekerja setengau mati untuk memulihkan keadaan di tengah pademi Covid-19 ini.
Bahkan, Arief mengibaratkan Jokowi bekerja hingga jungkir balik, kaki di jadi kepala dan kepala jadi kaki.
“Kalau dianggap Kangmas Jokowi enga kerja setengah mati, kaki jadi kepala, kepala jadi kaki untuk tanggulangi covid dan pulihkan ekonomi, itu mah yang ngomong ngelindur namanya,” katanya.
- Polemik Ijazah Palsu, Arief Poyuono: Kalau Palsu, Tidak Mungkin Diterima Kerja di PT KKA
- Politikus Gerindra Sebut Anies Baswedan Tidak Becus Urus Banjir Jakarta
- Arief Poyuono Ingin Jokowi Tetap Presiden, Netizen: Keluar dari Parpol Oposan Jadi Waras
- Ingin Jokowi Tetap Presiden, Arief Poyuono: Capres Sekarang Kerjanya Nol
- Sebut Desmond J Mahesa Kekurangan Obat, Arief Poyuono: Ada yang Enggak Beres!
Arief Poyuono menyampaikan itu lewat akun Twitter-nya, @bumnbersatu pada Selasa, 24 Agustus 2021.
Ia beragumen bahwa jika Jokowi tidak bekerja keras, maka tidak mungkin penyebaran Covid-19 menurun dan ekonomi Q2 2021 tumbuh sebesar 7,07 persen.
“Dan enga mungkin penyebaran covid turun dan ekonomi Q221 7,07 persen,” katanya.
Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua Umum Gerindra itu juga menanggapi soal kritikan yang ditujukan kepada Jokowi terkait tingginya utang negara.
Ia menilai bahwa kritikan itu tidak tepat sebab utang yang menumpuk digunakan untuk kepentingan rakyat.
“Ngutang setumpuk negara tujuannya untuk nyelametin rakyat baik jiwa dan perekonomian rakyat. Loh,” kata Arief Poyuono.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
