Masuk

Sindir Pernyataan Jokowi, Nicho Silalahi: Syukur Korban Banjir Luar Jawa Meningkat

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Aktivis politik, Nicho Silalahi menyindir pernyataan Presiden Jokowi soal angka investasi di luar Pulau Jawa yang saat ini lebih tinggi dibandingkan di Pulau Jawa.

Adapun pernyataan Presiden Jokowi yang ditanggapi Nicho Silalahi itu disampaikan presiden lewat media sosial resmi Twitter pribadinya, seperti dilihat pada  Kamis 9 Desember 2021.

Menurut Jokowi, pemerintah merasa bersyukur lantaran angka investasi pada 2021 di luar Jawa saat ini makin meningkat.

Baca Juga: Forkopimda Sulsel Hadiri Rakornas, Syahar: Jokowi Ingatkan Ancaman Resesi Ekonomi

Bahkan, kata Jokowi, angka investasi di wilayah luar Jawa saat ini lebih tinggi dibandingkan daerah di wilayah Pulau Jawa.

“Kita patut bersyukur bahwa angka investasi tahun ini di luar Jawa makin meningkat, bahkan lebih tinggi dibandingkan di Pulau Jawa,” cuit Presiden Jokowi.

Ia pun menjelaskan, peningkatan investasi di luar Jawa tersebut tak lepas dari upaya pemerintah menyiapkan infrastruktur secara merata di seluruh penjuru Indonesia.

Baca Juga: Jokowi Pernah Berjanji Cari Aktivis Wiji Thukul

“Peningkatan investasi di luar Jawa ini tidak lepas dari upaya kita dalam menyiapkan infrastruktur secara merata di seluruh penjuru Tanah Air,” tutur Jokowi.

Menanggapi kicauan Presiden Jokowi tersebut, Nicho Silalahi pun lantas menyindir dengan menyinggung soal bencana banjir di luar Pulau Jawa pada tahun ini yang menurutnya semakin meningkat.

“Kita patut bersyukur bahwa korban banjir tahun ini di luar Jawa makin meningkat, bahkan lebih tinggi dibandingkan Pulau Jawa,” kata Nicho Silalahi.

Nicho Silalahi pun menyebut, banjir di luar Jawa tersebut tak lepas dari upaya pemerintahan Presiden Jokowi dalam Deforestadi demi kepentingan tambang dan perkebunan.

Baca Juga: Johnny G Plate Angkat Bicara Terkait Isu yang Sebut Mundur Dari Jabatannya

“Peningkatan korban banjir luar Jawa ini tidak lepas dari upaya kita dalam Deforestasi demi tambang dan perkebunan secara merata di penjuru Tanah Air,” ujarnya.